<<
BERITALEGISLATIF

Ace Hasan Minta Pemerintah Pastikan Tidak Ada Data Ganda Penerima Bansos

Berita Golkar – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Ace Hasan Syadzily meminta Pemerintah memastikan tidak ada kerugian negara akibat 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (Bansos). 21 juta data itu sebelumnya dinonaktifkan Kementerian Sosial.

“Harus dipastikan bahwa tidak boleh ada data ganda yang berpotensi adanya penerima Bansos yang berpotensi adanya kerugian negara,” kata Ace, dikutip Rabu (5/5/2021).

Baca Juga :  Jerry Sambuaga: Tingkatkan Sosialisasi Bursa Berjangka Komoditas di Kalangan Muda

Ace mengatakan, sejak awal Komisi VIII konsisten agar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Pusdatin Kementerian Sosial dibenahi pemuktahiran data, verifikasi dan validasi data dan mekanisme penggunaan untuk bantuan sosial.

“Kami ingin program-program bantuan sosial ini tepat sasaran kepada masyarakat yang menerimanya,” kata politikus Golkar ini.

Ia mengingatkan supaya 21 juta data ganda ini harus segera dihentikan penerimaan Bansos. Ace meminta Kemensos menjelaskan secara terbuka agar tidak timbul masalah.

Baca Juga :  Fraksi Golkar DPRD Sulbar Bergerak Salurkan Bantuan Ke Tabulahan

“Dengan demikian segala bantuan sosial yang menggunakan ke 21 juta penerima Bansos ini harus dihentikan juga. Langkah tersebut juga harus dijelaskan kepada masyarakat secara transparan dan terbuka agar tidak menimbulkan permasalahan,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pembenahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mensos Tri Rismaharini menyebut, pihaknya telah menonaktifkan 21 juta lebih data ganda penerima Bansos.

BERITA TERKAIT

BACA JUGA
Close
Back to top button