<<
BERITADPP GOLKAR

IIPG Beri Bantuan Kepada Saung Angklung Udjo di Bandung

Berita Golkar – Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) memberikan bantuan kepada Saung Angklung Udjo, di Jalan Padasuka, Kota Bandung, Jumat (4/6/2021).

Yanti K. Isfandiary, Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) yang juga istri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto ini datang bersama rombongan membawa ratusan paket sembako, masker, mukena serta kerudung untuk diserahkan kepada pengurus Saung Angklung Udjo.

Yanti menyampaikan, ia sengaja datang dari Jakarta bersama rombongan untuk memberikan dukungan kepada para pekerja seni di Saung Angklung Udjo yang terdampak Covid-19.

“Jauh-jauh dari Jakarta kami ke sini karena ingin bertemu dengan para seniman, saya membawa ibu-ibu sahabat. Kami ingin membantu para seniman di Saung Angklung Udjo yang sudah terkenal ini, ini juga bentuk cinta kami kepada para pekerja seni,” ujar Yanti, saat ditemui seusai penyerahan bantuan, Jumat (4/6/2021).

Baca Juga :  Airlangga Hartarto: Duka Mendalam untuk Bencana di NTT dan NTB

Menurutnya, ia bersama anggota di partai Golkar memiliki ketertarikan dengan dunia seni. Sehingga, ia sangat berharap Saung Angklung Udjo dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

“Kami di Golkar senang dengan kesenian, kami berharap semoga pandemi ini akan cepat berlalu dan walaupun dengan kondisi seperti ini, tidak menutup tekad kita untuk menggelar acara dengan prokes yang ketat, kami harap Saung Udjo ini tetap menjadi icon di dalam dan luar negeri,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Yanti bersama rombongan diberikan kesempatan untuk memainkan angklung. Meski terlihat masih kaku, namun Yanti mengaku sangat tertarik dengan alat musik tradisional ini.

Baca Juga :  Abisai Rollo: Dalam Konteks Papua, Bukan NKRI Harga Mati Tapi NKRI Sampai Mati

“Ternyata bermain angklung ini menyenangkan dan membuat jiwa menjadi tenang mendengar suaranya,” ucapnya.

Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) ini juga berharap, ke depan Saung Angklung Udjo ini dapat kembali didatangi wisatawan. Namun, tetap harus dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Tentunya kami menyesuaikan dengan Pemerintah Daerah, karena bukannya tidak memperbolehkan mereka untuk manggung tapi dengan kondisi seperti ini Pemerintah menjaga supaya tidak terjadi penyerbaran Covid-19, tapi show must go on dengan prokes ketat dan pengunjung yang dikurangi, diharapkan tidak membuat pekerja seni semakin terpuruk,” katanya.

BERITA TERKAIT

Back to top button