BERITADPD GOLKAR

Adik AWK Datangi Golkar Bali, Gelar Pertemuan Tertutup Bahas Pilkada Denpasar

0
Adik Anggota DPD RI Dapil Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III alias AWK yakni Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa alias Gung Wira.

Adik Anggota DPD RI Dapil Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III alias AWK yakni Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa alias Gung Wira.

Berita – Pesona Golkar di Pilkada Serentak 2020 tampaknya menarik hati bagi beberapa pihak untuk mencoba peruntungannya dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Salah satunya, adik Anggota DPD RI Dapil Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III alias AWK yakni Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa alias Gung Wira.

Ini terlihat saat Gung Wira mendatangi Sekretariat DPD I Golkar Bali, Senin (3/8/2020) siang.

Kedatangan adik kandung AWK yang ditemani oleh seorang ajudan ini ditemui langsung oleh Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, Sekretaris DPD I Golkar Bali, Made Dauhwijana, dan politikus senior Golkar, Warsa T. Bhuana di ruangannya di lantai II kantor tersebut.

Baca Juga: Mau Mencalonkan Diri Jadi Ketua DPD Golkar Muaraenim, Silahkan !

Usai pertemuan tertutup selama kurang lebih 1 jam tersebut, Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry membenarkan kedatangan Sekretaris DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bali itu terkait dengan Pilkada, khususnya Pilkada Kota Denpasar.

Sugawa Korry mengaku Gung Wira meminta informasi terkait dengan mekanisme dan persyaratan, serta proses penjaringan calon kepala daerah yang berlaku di partai berlambang pohon beringin itu.

Baca Juga :  Kerja Keras KPC-PEN Memulihkan Ekonomi Indonesia Diakui Dunia Internasional

“Dia minta waktu ketemu saya. Jadi dia konsultasi tentang minta informasi, mekanisme dan persyaratan kalau ikut di dalam Pilkada Kota Denpasar. Mekanisme, persyaratan, dan proses dalam Pilkada,” katanya usai pertemuan.

Wakil Ketua DPRD Bali itu menjelaskan karena Golkar terikat koalisi bersama Demokrat dan NasDem di Pilkada Serentak 2020, maka mekanismenya harus melalui pengusulan dari seluruh partai koalisi.

“Saya jelaskan, dalam mekanismenya adalah karena kami terikat koalisi. Maka, mekanismenya adalah harus diusulkan oleh koalisi,” tegas dia.

Selain mendapat persetujuan dari parpol koalisi.

Gung Wira yang disebutkan mengincar kursi Wakil Walikota Denpasar ini harus mendapat persetujuan dari calon walikota yang akan diusung oleh tiga parpol tersebut.

Seperti diketahui, ada beberapa nama yang digadang-gadang akan menjadi calon walikota dari Golkar di antaranya, Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, istri Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra yakni IA Selly Fajarini Rai Mantra, dan Notaris, AA Ngurah Agung Manik Danendra atau AMD.

“Dan kalau dalam posisi, itu nanti di koalisi, dan disetujui oleh calon walikotanya,” ujar dia.

Baca Juga :  Pileg Sumut 2024, KPPG Sumatera Utara Targetkan 6 Kursi untuk Perempuan

Mengenai apakah nanti nama Gung Wira juga akan masuk di survei yang dilakukan oleh Golkar.

Sugawa Korry menjawab secara diplomatis, ia mengaku pihaknya tidak membahas terkait hal tersebut.

“Ya kita itu belum bicara tentang itu, kita nggak bicara tentang pencalonan. Saya juga tidak menyinggung itu, saya hanya berikan informasi soal itu,” akunya.

Pun juga mengenai peluang Gung Wira diusung Golkar mendampingi salah satu dari ketiga nama calon walikota tersebut. Sugawa Korry memilih berkelit.

Lagi-lagi, ia mengaku bahwa hal tersebut harus dibicarakan bersama parpol koalisi lainnya.

“Kalau saya nggak bisa bilang ada atau tidak, karena harus dibicarakan dalam koalisi,” kelitnya.

Di sisi lain, adik AWK yakni Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa alias Gung Wira memilih tidak mau berkomentar banyak terkait pertemuannya dengan jajaran Golkar Bali.

Ia mengaku bahwa pembicaraan dengan jajaran Golkar Bali tidak spesifik membahas Pilkada Denpasar saja.

“Secara general kita bicara, bahas Bangli, Jembrana, dan lainnya,” ujar dia usai pertemuan.

Mengenai peluang dirinya untuk maju dari Golkar dan parpol koalisi. Gung Wira menjawab secara diplomatis, ia mengaku dirinya siap maju apabila mendapat lamaran dari koalisi.

“Tidak ada (hubungannya), kita ikuti saja koalisi bagaimana. Kalau saya siap-siap saja. Kalau saya dipinang koalisi siap. Kan itu hak warganegara,” paparnya.

Sumber

You may also like