BERITA

Ahmad Doli Kurnia: Tak Ada Tiket Capres Partai Golkar untuk Anies Baswedan dan Ridwan Kamil

0
Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia nyatakan tiket capres partai Golkar hanya untuk Airlangga Hartarto

Berita Golkar – Hingga hari ini Partai Golkar tidak membukakan pintu tokoh luar partai untuk dimajukan sebagai calon presiden pada pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Partai berlambang pohon beringin ini tetap solid dan konsisten mencalonkan kader terbaiknya sendiri yang juga menjabat sebagai Ketua Umum yakni, Airlangga Hartarto.

Apalagi sejauh ini kebijakan umum dan final dari partai sudah keluar yakni keputusan Rapimnas 2021 lalu.

Baca Juga :  Jadwal Musda Golkar Kukar, Husni Fachruddin: Kader-kader Potensial Dipersilakan Mendaftar

“Maret 2021 di rapimnas berdasarkan aspirasi yang ada dalam keluarga besar Golkar mengusulkan Airlangga. Karena ketua umum adalah kader terbaik di periode ini, tidak mungkin jadi ketum kalau bukan kader terbaik,” kata Doli di Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Saat ditanya mengenai kemungkinan Golkar membuka peluang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, termasuk Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang sudah deklarasi siap bertarung dalam kontestasi politik di tahun 2024 mendatang, Doli menegaskan pilihan tetap jatuh kepada Airlangga.

“Sampai saat ini kami konsisten Airlangga sebagai capres,” tegas Doli.

Bersamaan dengan itu, Partai Golkar juga masih akan mempertimbangkan semua figur untuk calon pendamping Airlangga Hartarto di Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga :  KIB Penuhi Ambang Batas, Golkar Kaltim Minta Airlangga Maju Capres

Bagi Partai ini, yang terpenting untuk sosok yang akan maju mendampingi Airlangga, harus memenuhi dua syarat.

Pertama, figur tersebut harus mampu memberikan nilai tambah terhadap pemenangan Airlangga sebagai capres.

“Kedua dia bisa atau mampu memiliki nilai tambah membantu presiden Airlangga menjalankan pemerintahan nanti,” kata Waketum Partai Golkar Agus Gumiwang.

“Jadi dua hal itu yang kita lihat dari, potensi sosok, atau figur yang akan mendampingi Airlangga sebagai Presiden,” ujarnya.