DPD GOLKAR

AMPG Gowa Gelar Workshop Pendidikan Politik

0
Foto Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Gowa bersama siswa/i dari beberapa sekolah SMA/SMK se-kabupaten Gowa, Kamis (6/10).

Berita Golkar – Kegiatan Workshop pendidikan Politik yang diselenggarakan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Gowa, di kantor Golkar Gowa berlangsung antusias yang dihadiri beberapa sekolah SMA/SMK se-kabupaten Gowa, Kamis (6/10).

Hal itu terlihat saat peserta Workshop memberikan banyak tanggapan dan pertanyaan kepada para narasumber yang mengisi kegiatan.

Dalam kegiatan ini hadir Dr. Ns. Muhammad Basir, S.Kep., M.Kes (Komisioner KPU Gowa), Drs.H.Ambas Syam MS, ketua DPD II Kabupaten Gowa, Ir.H.Baharuddin Gessa (Anggota DPRD Gowa), Andi Isyraq Ni’am Ambas (Ketua AMPG Gowa), Andi Muh Suryansyah Azis (Sekertaris AMPG Gowa), Muh. Furqan Naiem (Bendahara AMPG Gowa) Perwakilan Bawaslu Gowa, dan pengurus AMPG Gowa.

Baca Juga :  Golkar Sulteng Minta Kader Jaga Kondusivitas Jelang Pemilu 2024

Kegiatan Workshop Pendidikan Politik, menjadi sebuah barometer baru dalam kegiatan AMPG apalagi kegiatan ini melibatkan siswa (i), untuk mengetahui sampai sejauh mana pemahaman politik para pelajar.

Menurut ketua AMPG Gowa, kegiatan ini sebagai ajang perkenalan dan menggali pemahaman para peserta didik terkait kondisi kebangsaan saat ini.

“Kegiatan ini memang kami adakan sebagai bentuk perhatian digenerasi Milenial agar dapat memperhatikan kondisi Indonesia khusunya di bidang politik,” tutur Andi Isyraq.

Kegiatan dengan tema “Menggali Potensi Milenial Dalam Pemahaman Politik ” melibatkan Siswa (i) SMA/SMK yang ada di kabupaten Gowa.

Baca Juga :  Golkar Bojonegoro Gelar Gebyar Pasar Rakyat dan UMKM Berkarya

“Alhamdulillah jumlah seluruh peserta ada 51 orang, dari berbagai sekolah yang ada di Gowa dan ini membuktikan antusiasme pelajar dalam kondisi bangsa saat ini,” cetusnya saat dikonfirmasi media.

Hal senada yang disampaikan Muh Furqan Naiem yang juga bendahara AMPG Gowa, menurutnya kegiatan ini, menjadi sebuah ajang untuk membuka cakrawala berfikir para peserta untuk lebih peka dalam melihat kondisi bangsa saat ini.

“Generasi saat ini sangat jarang ditemukan para generasi Milenial yang mau memperhatikan kondisi Indonesia, khususnya dalam kemajuan bangsa dan negara,” tutupnya.