BERITALEGISLATIF

Azis Syamsuddin Minta TNI-Polri Segera Selesaikan Konflik Papua

0
Foto: Politisi Partai Golkar, Azis Syamsuddin (Golkar Indonesia)

Berita Golkar – Wakil ketua DPR RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin mengucapkan turut berduka cita terhadap personel TNI yang tewas di tembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya Papua saat menjalankan tugasnya.

Dirinya mendesak agar TNI dan Polri dapat memberikan tolak ukur dalam menyelesaikan Konflik Papua yang selalu di lakukan oleh KKB.

“Jangan sampai terlalu lama menyelesaikan hal ini, jangan tunggu korban jiwa lagi berjatuhan. Negara jangan sampai kalah dengan sekelompok KKB, sudah cukup jumlah aparat keamanan dan warga sipil yang tewas akibat KKB,” tegas Azis Syamsuddin di Jakarta (20/9/2020).

Politisi Golkar itu mengharapkan agar aparat keamanan dapat menjaga situasi agar tetap kondusif, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitasnya. Jangan sampai peristiwa ini dimanfaatkan oleh pihak pihak lain yang memanfaatkan kesempatan untuk menguasai Papua.

Baca Juga :  Fraksi Golkar DPRD DKI : Menilai PSBB Total Di Jakarta Kurang Tepat

“Peran pemuka Agama dan tokoh adat setempat sangatlah penting untuk melakukan komunikasi dan kordinasi serta informasi dalam menyelesaikan permasalahan ini” ujarnya.

Sebelumnya, kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melancarkan aksi teror di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Insiden itu terjadi pada Kamis (17/9/2020) siang. Seorang tukang ojek, Badawi (49), dibacok menggunakan parang.

Siang harinya di hari yang sama Kamis (17/9/2020), sekitar pukul 14.20 WIT, gerombolan kriminal itu kembali berulah dengan menghadang Babinsa yang sedang dalam perjalanan membawa logistik. KKB menembak salah seorang Babinsa atas nama Serka Sahlan hingga tewas.

Baca Juga :  Fajri Munthe Pimpin Golkar Subulussalam

Bahkan, KKB kembali berulah di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Kali ini korban mereka adalah seorang pendeta bernama Yeremia Zanambani. Pendeta Yeremia Zanambani merupakan masyarakat asli Suku Moni yang juga berperan membuat terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Moni.

“Kejadian terjadi di Kampung Hitadipa, Distrik Hitadipa, Intan Jaya, pada Sabtu (19/9/2020) sekitar pukul 18.00 WIT,” ujar Kapen Kogabwihan III, Kol Czi IGN Suriastawa, melalui keterangan tertulis, Minggu (20/9/2020).

Suriaswata menegaskan, apa yang dilakukan KKB di Intan Jaya tidak lain untuk mencari perhatian dunia internasional menjelang sidang umum PBB pada 22-29 September 2020.

“Seperti yang telah saya sampaikan kemarin, mereka sedang mencari momen menarik perhatian di Sidang Umum PBB akhir bulan ini,” imbuhnya.