LEGISLATIF

Bahas Isu Politik dan Pemerintahan, Doli Kurnia Bertemu Dubes Uni Eropa

0
Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat bertemu Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi.

Berita Golkar – Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menerima Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Denis Chaibi.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang VIP Komisi II tersebut Doli dan Dubes Uni Eropa membahas berbagai peluang kerja sama bisa dilakukan antara Parlemen Indonesia dengan Parlemen Uni Eropa.

“Karena kami yang menerima adalah Komisi II, ada isu-isu yang berkaitan dengan soal politik dan pemerintahan dalam negeri. Tadi kita bicara tentang bagaimana soal penataan otonomi daerah, soal desentralisasi, kemudian juga bicara tentang soal Pemilu,” kata Doli kepada wartawan usai pertemuan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2024).

Baca Juga :  Fraksi Golkar Apresiasi Target Pertumbuhan Ekonomi Hingga 5,5 Persen

Doli menambahkan, salah satu pembahasan yang menarik adalah saat membahas tentang pemilu.

Uni Eropa cukup tertarik dengan Pemilu di Indonesia yang dianggap sebagai penyelenggaraan Pemilu terbesar di Indonesia.

“Menurut mereka cukup menarik Pemilu Indonesia yakni mereka bilang, this is the biggest election in the world, karena dilaksanakan dalam satu hari melibatkan 200 juta orang selesai dalam waktu yang singkat gitu itu membuat mereka tertarik dengan untuk mencermati mengamati pemilu di Indonesia,” lanjut Politisi Fraksi Golkar ini.

Selain membahas soal Pemilu, DPR RI dan Parlemen Uni Eropa juga menyepakati kerja sama dalam pertukaran informasi terkait keparlemenan.

Baca Juga :  Kunjungan ke Bali, Menko Airlangga Tampung Aspirasi Kelanjutan Program Bantuan Pemerintah

Nantinya, Doli mengatakan Komisi II akan membentuk tim bersama dengan Parlemen Uni Eropa untuk saling menggali informasi lebih jauh tentang Parlemen Uni Eropa.

“Jadi dalam waktu yang tidak terlalu lama nanti mungkin tim itu atau staf kami akan berkomunikasi dengan staf mereka untuk mengatur waktu pertemuan yang lebih lama untuk menggali informasi serta membuka peluang kerjasama,” kata Doli.

Sebagai informasi, Parlemen Eropa dipilih setiap lima tahun oleh warga Uni Eropa.

Parlemen Eropa saat ini terdiri dari 705 anggota yang berasal dari ke-27 Negara Anggota Uni Eropa