DPD GOLKAR

DPD Golkar DKI Pastikan Belum Bicara Pencalonan Anies Baswedan

0

Berita Golkar – Judistira Hermawan selaku Ketua Harian DPD Partai Golkar DKI menegaskan, pihaknya sama sekali belum ada pembicaraan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan terkait Pilpres 2024.

Terlepas dari seringnya penguasa ibu kota ini sering menyambangi kantor partai berlambang beringin tersebut dan menghadiri sejumlah acara, hal demikian tidak bisa menjadi patokan.

“Terus terang dalam komunikasi kami khususnya di Golkar DKI tidak pernah bahas apapun berkaitan dengan politik, apalagi langkah-langkah politik beliau ke depan,” kata Judistira Hermawan di Jakarta Kamis (27/1/2022).

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Golkar Sulsel Telah Petakan Basis Pemenangan

Dia mencontohkan, saat Anies datang ke kantor partai untuk menghadiri acara HUT puncak perayaan Golkar di kantor DKI Jakarta, pembicaraan terkait keinginannya bergabung dengan Golkar juga tidak ada.

Demikian juga ketika partai menggelar program vaksinasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Ia memastikan tidak ada pembicaraan soal rencana Anies ke Golkar.

Namun, Judistira mengakui dengan seringnya Anies menyambangi kantor partai tersebut banyak spekulasi yang tercipta bahwa Partai Golkar bahwa partai khususnya kader di DKI Jakarta turut mendukungnya untuk maju di Pilpres 2024.

Partai Golkar, kata dia, telah berkomitmen untuk mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk maju di Pilpres 2024.

Baca Juga :  DPD Golkar DKI Siapkan Strategi Perkuat Koalisi Indonesia Bersatu

Upaya untuk pemenangan Airlangga pun telah dilakukan sejak lama.

“Hasil keputusan Rapimnas ini penjabaran dari Munas sudah mengamanatkan kita semua sepakat mengusung Ketum kita Pak Airlangga Hartarto sebagai Presiden, nah itu yang sedang kita sedang perjuangkan sampai tingkat kelurahan,” paparnya.

Oleh sebab itu, Judistira memastikan, pembicaraan yang tercipta setiap kunjungan Anies ke kantor partai bukan soal Pilpres 2024 namun berkaitan dengan dukungan partai untuk memulihkan Indonesia dari dampak pandemi Covid-19.

“Komunikasi kita adalah bagaimana Jakarta bisa lebih baik utamanya kita sama-sama mengatasi Covid-19 agar masyarakat bisa terbebas dari itu dan tidak kalah penting berkaitan dengan ekonomi,” tegas dia.