BERITALEGISLATIF

DPR TerapkanTiga Indikator Sukses Pilkada Serentak 2020 di Tengah Pandemi

0
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung memberikan cideramata usai Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI ke Kabupaten Badung, Bali, baru-baru ini. Foto : Ann/Man

Berita Golkar, Jakarta – Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menekankan pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020 akan tetap berlangsung, dengan menerapkan tiga indikator sukses Pilkada serentak di tengah pandemi.

“Saya katakan ada tiga indikator Pilkada serentak sukses tahun 2020 ini. Yang pertama apabila seluruh tahapan yang sudah dirancang oleh KPU itu bisa berjalan dengan baik yang sejauh ini sudah sampai ke tahapan kampanye, tinggal tiga tahapan lagi, kan habis ini tahapan pemilihan, kemudian rekapitulasi perselisihan sampai ke penetapan. Nah, sejauh ini saya kira hampir 80 persen semua tahapan sudah berjalan,” ujarnya

Baca Juga :  Bobby Adhityo Rizaldi: Tak Perlu Dikotomikan Sipil-Militer dalam Penunjukan Andi Widjayanto

Indikator kedua ialah tingkat partisipasi pemilih tinggi. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, maka pelaksanaan Pilkada akan tetap terjaga kualitasnya. Dalam hal ini, KPU sudah menetapkan target 77,5 persen.

“Kita punya benchmark sebetulnya di tahun 2019 kan rata-rata (partisipasi) 83 persen secara nasional, walaupun gak bisa kita bandingkan apple to apple karena antusiasme masyarakat terhadap Pilpres lebih tinggi dibandingkan Pilkada. Namun saya kira target 77 persen itu realistis, tetapi juga harus didukung oleh kerja keras kita semua,” jelas Doli.

“Makanya saya selalu menekankan partisipasi Pemilu bukan hanya dibebankan kepada penyelenggara saja, dalam hal ini KPU dan Bawaslu. Tetapi bagaimana pemerintah daerah meyakinkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan nyaman merasa bahwa TPS itu tempat yang bersih dan aman. Itu juga perlu ada sosialisasi,” sambungnya.

Baca Juga :  Menko Airlangga: UU Cipta Kerja Berantas Pungli dan Praktek Korupsi

Penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 ini perlu menerapkan adaptasi terhadap hal-hal baru, salah satunya penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Sukses yang ketiga adalah jika semua tahapan berjalan dengan baik dan tingkat partisipasi tinggi, tetapi kita semua harus selamat dan aman, baik pemilih maupun penyelenggaranya,” tandas Doli.

Sumber : dpr.go.id

Dave Laksono : Aturan Blokir Medsos Jangan Sampai Bungkam Kebebasan Bicara

Previous article

UU Omnibus Law Cipta Kerja, Membawa Indonesia Keluar dari “Middle Income Country”

Next article

You may also like

Comments