DPP GOLKAR

Dukung Pemerintahan, Ketum Airlangga: Partai Golkar Beri Dukungan Konkret

0
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Berita Golkar – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan, selama 58 tahun berdiri, Partai Golkar memberikan dukungan konkret kepada jalannya pemerintahan.

Ia mengatakan, Golkar selalu berada di dalam pemerintahan dan mewarnai parlemen dari tingkat pusat hingga daerah.

“Golkar ini kan dalam 58 tahun selalu berada di pemerintahan dan kemudian selalu mewarnai di parlemen,” kata Airlangga saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Airlangga menuturkan, dengan kiprah tersebut, berbagai kebijakan pemerintah mendapat dukungan legislasi dari Partai Golkar.

“Demikian juga kebijakan pemerintah baik di pusat sampai daerah di sektor budgeting ataupun anggaran kan pasti membutuhkan persetujuan DPR,” ujar Airlangga.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Minta Kementerian PUPR Fokus Perbaikan di Pulau Tambelan

Adapun pada perayaan usia Golkar yang ke-58 tahun, Airlangga menargetkan agar partai yang dipimpinnya itu menjadi pemenang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

“Targetnya Partai Golkar menang di tahun 2024. Saudara tahu apa artinya menang? Menang itu namanya juara satu, kalau di olahraga juara satu medalinya emas, emas itu warnanya kuning,” kata Airlangga.

Airlangga menargetkan agar Golkar meraih 20 persen suara pada pemilihan legislatif serta menempatkan 115 kadernya untuk duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Baca Juga :  Ketum Airlangga: LKI Partai Golkar Perkuat Komunikasi Pusat Sampai Daerah

Airlangga pun menugaskan para anggota legislatif dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota untuk meraih 20.000 suara pada Pemilu 2024.

“Kalau 2.400 anggota DPR (hingga DPRD) mendapatkan minimal 20.000 suara saja, maka pemilih Partai Golkar itu bisa menjadi 48 juta,” kata dia.

Airlangga menilai, perolehan suara Golkar pada 2019 yang mencapai 17 juta suara terbilang kecil karena secara rata-rata satu orang anggota legislatif hanya mendapat 3.500 suara.

Sementara itu, Golkar juga menargetkan untuk memenangkan di 60 persen daerah pada Pilkada Serentak 2024.