BERITA

Golkar dan Figur Airlangga Dinilai Jadi Penentu Kemenangan Capres

0
Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Airlangga Hartarto.

Berita Golkar—Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing menilai Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bisa menjadi penentu kemenangan untuk calon presiden di Pilpres 2024. Menurutnya, prediksi ini didasarkan hasil survei terkait capres-cawapres LSI Denny JA dan Litbang Kompas.

Pada kedua survei itu, Airlangga disebut memiliki variabel tertinggi sebagai cawapres dibandingkan dengan tokoh lain. Variabel itu yakni, memiliki tiket capres dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), pengalaman di pemerintahan, dan jaringan finansial. Menurut Emrus, ketiga variabel itu dibutuhkan capres untuk memenangkan Pilpres 2024.

Emrus mengaku sepakat dengan pendalaman dari LSI yang memberikan argumentasi terhadap variabel yang dipenuhi Airlangga.

“Saya sangat sependapat dengan Survei LSI dan argumentasi yang dibuat soal 5 variabel dan 3 variabel yang dipenuhi. Saya sangat setuju dengan pandangan itu. Tapi untuk kandidat cawapres sebenarnya dia (Airlangga) jadi penentu,” tutur Emrus, Kamis (25/5/2023).

Baca Juga :  Dito Ganinduto dorong Percepatan PEN dengan Optimalkan UU Cipta Kerja

Bahkan, pada survei Litbang Kompas terbaru, Golkar menjadi partai paling populer dibandingkan partai lain peserta Pemilu 2024. Partai yang dipimpin Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian memiliki tingkat pengenalan mencapai 86 persen. Golkar berhasil mengungguli PDIP yang mencatatkan angka 83,8 persen di urutan kedua.

Menurut Emrus, Airlangga bisa menjadi faktor penentu kemenangan jika dipinang menjadi cawapres. Terutama untuk capres Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Emrus mengatakan, hal ini juga sesuai dengan hasil survei LSI Denny JA. Ia menilai, peluang Airlangga dipasangkan dengan bakal capres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan sangat kecil.

Emrus mengatakan, ada sejumlah faktor Airlangga bisa dipasangkan dengan Anies. Antara lain, Anies bukan orang partai, dan Golkar menjadi partai paling populer diantara seluruh anggota koalisi partai pengusung Anies.

Baca Juga :  Parpol KIB Berkumpul di Kediaman Airlangga, Tunjukkan Solid dan Tidak Bubar

“Masa pemenang pemilu pada papan atas menjadi nomor dua daripada tokoh yang bukan orang partai dan partai pengusung pun partai yang kecil-kecil suaranya kan,” ujarnya.

Menurut Emrus kondisi ini membuat capres yang tepat dipasangkan dengan Airlangga adalah Prabowo Subianto.

“Hampir dipastikan menang pasangan ini. Alasannya adalah bahwa kader partai Golkar itu di seluruh Indonesia sangat berpengalaman di bidang kontestasi politik,” ujar dia.

Di sisi lain, Airlangga juga bisa menjadi penentu kemenangan jika dipasangkan dengan Ganjar Pranowo. Emrus mengatakan, tinggal siapa yang lebih cepat meminang Airlangga dan Golkar untuk berkoalisi di Pilpres 2024.

“Tidak ada salahnya Airlangga juga pro aktif untuk merapat ke salah satu kandidat capres dan para capres yang dua ini secepatnya merangkul AH karena penentu pemenang,” tegas Emrus.