DPD GOLKAR

Golkar Deli Serdang Gelar Konsolidasi ke Kecamatan Batang Kuis & Percut Sei Tuan

0
Ketua DPD Partai Golkar Deli, Serdang Hamdani Syahputra (tengah).

Berita Golkar – Ketua DPD Partai Golkar Deli Serdang Hamdani Syahputra, Selasa (21/2) pukul 14.00 WIB, menggelar konsolidasi ke PK. Batang Kuis dan PK. Percut Sei Tuan.

Ia meminta seluruh pengurus baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan Desa untuk berlari kencang berjuang memajukan partai Golkar.

“Sudah saatnya kita bergerak cepat untuk meraih kemenangan di 2024. Saya akan terus melakukan konsolidasi kepada pengurus partai Golkar di 22 kecamatan yang ada di Deli Serdang. Agar bergerak memenangkan Airlangga Hartarto sebagai Presiden dan Musa Rajekshah sebagai Gubernur di 2024,” ujar pria yang akrab disapa Bang Danny disambut tepuk tangan yang meriah dari para kader Golkar.

Baca Juga :  Golkar Cirebon Sambut Baik atas Gabungnya Ridwan Kamil

Bang Danny juga berharap, sebagai penyumbang kader terbanyak di Deli Serdang, PK. Percut Sei Tuan yang dinahkodai Rusli Badri bisa memenangkan 3 kursi di DPRD Deli Serdang dari daerah tersebut.

“Karena saat ini sudah ribuan KTA yang masuk ke kita dari Percut Sei Tuan. Saya berharap ini bisa menjadi acuan kita untuk meraih 3 kursi dari dapil 6 ini,” paparnya didampingi Bendahara Guntur Hasibuan.

Sedangkan Sekretaris DPD partai Golkar Delser Zul Amri menjelaskan, saat ini partai Golkar berada di peringkat ke 7.

Baca Juga :  DPD Golkar Papua Barat Dukung Waterpauw Maju Pilgub Papua Barat

Untuk itu, ia berharap agar seluruh pengurus baik di tingkat kecamatan maupun di desa, untuk bekerja keras menaikan elektabilitas partai Golkar.

“Kita harus membantu masyarakat, baik kepengurusan identitas KTP, KK maupun akte kelahiran. Dengan begitu, hati rakyat akan lengket ke partai Golkar. Masyarakat akan senang dengan partai Golkar,” ungkapnya.

Anggota Dewan ini juga memaparkan, strategi memenangkan partai Golkar di 2024 kepada kader-kader yang hadir.

”Semoga kita tetap semangat, solid dan terus bekerja keras demi memenangkan Airlangga Hartarto menjadi presiden dan Musa Rajekshah menjadi Gubernur,” imbuhnya.