DPD GOLKAR

Golkar Jawa Timur Takziyah ke Kediaman Korban Bencana Longsor Tulungagung

0
Golkar Jatim memberikan bantuan ke korban longsor Tulungagung.

Berita Golkar – Ketua DPD Golkar Jatim, M Sarmuji takziyah ke kediaman korban bencana longsor yang berada di Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Tulungagung, Senin (24/10).

Sarmuji takziyah ke keluarga korban meninggal dunia yaitu Darmani, Kirno dan Mulyoto. Sarmuji menyatakan bela sungkawa atas bencana tersebut.

“Kami atas nama Golkar Jawa Timur berbela sungkawa atas korban longsor yang terjadi di Desa Nyawangan, Sendang Tulungagung. Semoga para korban khusnul khotimah,” ujar Sarmuji dalam keterangannya.

Sarmuji mengungkapkan DPD Golkar Jatim menawarkan beasiswa untuk anak almarhum Mulyoto yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar. Diketahui, Almarhum Mulyoto memiliki 2 putra.

Putra pertamanya masih duduk di kelas 6 SD, dan yang kedua masih berumur 1 tahun.

“Untuk meringankan beban dan sebagai bentuk peduli kami, jika ananda bersedia, maka setelah lulus SD nanti bisa mendapatkan beasiswa masuk pondok pesantren Miftahul Ulum hingga lulus SMA,” ujar Sarmuji yang didampingi Ketua DPD Golkar Tulungagung, KH Asmungi Zaini.

Baca Juga :  PDK Kosgoro 57 Jawa Barat Beri Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Keluarga Almarhum Mulyoto langsung merespons tawaran yang diberikan oleh Sarmuji dan akan ditawarkan kepada anaknya kelak.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak, semoga nanti ananda bersedia untuk di pesantren,” jawab Istri Mulyoto.

Tidak hanya takziyah ke keluarga korban, Sarmuji juga memberikan sejumlah paket sembako untuk warga yang terdampak longsor sekitaran Desa Nyawangan.

Ia juga menyempatkan berkeliling melihat kondisi Desa Nyawangan, khususnya Dusun Bantengan yang terdampak longsor.

Menurut Sarmuji, kondisi di Desa itu memang cukup menghawatirkan, sebab banyak rumah yang lokasinya berada pinggir tebing dan hanya diperkuat oleh tanaman bambu.

Baca Juga :  AMPG Lampung Gelar Kegiatan Colour Run Walk

“Sepanjang saya menyusuri desa ini, saya melihat banyak perumahan penduduk yang berada di pinggir tebing dengan tanaman penahan tanah yang kurang memadai. Hal ini cukup berisiko jika terjadi hujan yang deras,” ujar Sarmuji.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari. Perlu mitigasi bencana dan perbaikan lingkungan di Desa Nyawangan.

“Mitigasi bencana sudah sangat diperlukan untuk menghindari korban lebih banyak lagi di masa depan. Selain itu sudah selayaknya perbaikan lingkungan tanpa meninggalkan kesejahteraan masyarakat. Perlu diperbanyak tanaman yang lebih bisa menahan air dan tanah selain tanaman rumput gajah yang banyak ditanami warga agar ketahanan tanah juga terjaga,” pungkas Anggota DPR RI Dapil Jatim VI ini.