BERITADPD GOLKAR

Golkar Mengusung M. Syahrial – Waris Thalib Pada Pilkada Tanjungbalai 2020

0
Musda Partai Golkar Tanjungbalai

Berita Golkar –  Partai Golkar resmi mengusung M. Syahrial dan Waris Thalib dalam Pilkada Tanjungbalai 2020.

Hal itu sesuai dengan surat keputusan DPP Partai Golkar yang dibacakan Ketua Satuan Karya (Satkar) Ulama Sumut, Rudi Suntari, saat membuka Musda X DPD Partai Golkar Kota Tanjungbalai di Aula Golkar, Jalan Gaharu, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Minggu (30/8).

Dalam surat keputusan tersebut, Rudi Suntari membacakan agar seluruh pengurus Golkar, ormas, organisasi sayap yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar di tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan agar memenangkan Syahrial-Waris (Salwa).

Baca Juga :  Ikut Bimtek Partai Golkar, Tetty Paruntu: Golkar Makin Mantap Hadapi Pilkada

Selain itu DPD Partai Golkar Kota Tanjungbalai juga diberikan tugas agar menindaklanjuti surat keputusan tersebut.

“Jika ada yang melanggar akan diberi sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku di tubuh Partai Golkar,” kata Rudi.

M. Syahrial yang terpilih secara aklamasi untuk memimpin kembali Partai Golkar Kota Tanjungbalai masa bakti 2020-2025, mengucapkan syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.
“Alhamdulilah, saya ucapkan terima kasih karena masih diberikan kepercayaan untuk memimpin Partai Golkar Tanjungbalai periode 2020-2025,” ucapnya.

Syahrial mengungkapkan langkah yang akan dilakukan selanjutnya sesuai arahan dari DPP Partai Golkar untuk memenangkan Partai Golkar dalam Pilkada serentak 2020 yang waktunya hanya beberapa bulan lagi.

Baca Juga :  Ketua Golkar Sumut Ijeck Lepas 70 Ribu Peserta Jalan Sehat

“Dalam rangka suksesi Pilkada Kota Tanjungbalai 2020 seperti arahan dari DPP Partai Golkar agar menyampaikan kepada seluruh rumpun dan sayap kader Golkar untuk memenangkan pasangan Salwa,” tegasnya.

Sebagai Ketua DPD Partai Golkar Tanjungbalai, Syahrial siap melaksanakan instruksi dari DPP Partai Golkar
“Apabila ada salah seorang kader Partai Golkar yang mendukung pasangan calon lain maka sesuai surat keputusan DPP akan diberikan sanksi,” tukasnya.

Sumber