BERITADPD GOLKAR

Golkar Punya Calon Terbaik, Siap Menangkan 60 Persen Pilkada Serentak 2020

0
Foto: Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu, Ahmad Doli Kurnia Tandjung

Berita Golkar – Ahmad Doli Kurnia yang merupakan wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu,  mengatakan bahwa Partai Golkar mematok target kemenangan 60 persen pilkada serentak.

Untuk mewujudkan target tersebut, DPP “turun gunung” ke provinsi dan kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada, guna memastikan semua rancangan tahapan persiapan pemenangan Pilkada berjalan baik.

“Kami dari Korbid pemenangan Pemilu DPP dalam tiga minggu terakhir turun ke seluruh provinsi maupun kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada untuk memastikan semua rancangan tahapan persiapan dan pemenangan Pilkada di masing-masing daerah bisa berjalan lancar,” ujar Doli Kurnia di Kupang, Senin (9/11) siang.

Baca Juga :  Riana Arinal Minta IIPG Lampung Kerja Sama Menuju Kemenangan Pemilu 2024

Target kemenangan 60 persen secara nasional, termasuk di dalamnya kemenangan Pilkada serentak di NTT.

“Khusus untuk NTT, saya menilai persiapannya cukup baik semua strategi sudah dibicarakan, semoga 60 persen kita bisa capai,” katanya.

“Kita mempunyai calon yang terbaik, dengan proses yang cukup panjang. Kami menetapkan calon hampir satu tahun, semua calon yang kita dukung itu punya modal politik yang cukup kuat,” ujarnya.

Selain itu, koordinasi yang dilakukan antara pasangan calon dengan Partai Golkar dan partai politik yang lain dalam membangun jaringan dukungan hingga ke tingkat tos itu berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Rapid Test Massal DPD II Golkar Kota Parepare, Wujud Kepedulian Dan Keprihatinan Partai

Selain itu, strategi yang dibangun soal isu dan langkah-langkah taktis pemenangan juga berjalan dengan baik.

Ia menjelaskan, Pilkada serentak merupakan kompetisi yang harus dimenangkan oleh Partai Golkar.

Bappilu Partai Golkar dari tingkat pusat hingga daerah telah menyiapkan strategi untuk pemenangan.

“Kita punya tekad untuk menang, tentu strateginya beda beda misalnya mengahadapi tiga paslo dan menghadapi satu paslon itu strateginya beda beda. Dan itu strateginya bagaimana itu rahasia dapur masing masing,” imbuhnya.

Tribunnews