LEGISLATIF

Guna Jadi Pemimpin, Ketua DPRD Siak: Generasi Milenial Harus Percaya Diri

0
Ketua DPRD Kabupaten Siak, Indra Gunawan.

Berita Golkar – Jiwa kepemimpinan atau leadership bagi generasi milenial perlu dibangun untuk menyongsong generasi yang mumpuni di masa yang akan datang.

Salah satu kunci utama dasar kepemimpinan adalah percaya diri, dengan begitu potensi dan kelebihan sebagai pemimpin bisa dilihat oleh orang lain.

Demikian dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Siak, Indra Gunawan ketika berbagi ilmu kepada siswa SMAN 1 Sabak Auh tentang kepemimpinan.

Dia berharap ke depan para siswa mampu menjadi pemimpin di masa mendatang.

“Masa depan Kabupaten Siak ada di tangan adik-adik,” cakap Ketua DPD II Golkar Siak itu.

Indra tak hanya mengajak para siswa untuk lebih giat belajar, namun perlu membiasakan diri dengan kelompok-kelompok diskusi. Sebab dengan berdiskusi akan membuka wacana dan pemikiran.

Ketika hal itu terus menerus dilakukan, tentu saja wawasan bertambah dan informasi terbuka.

Selalu saja ada hal-hal baru yang dapat diceritakan dan menjadi topik pembahasan.

Menurutnya, setiap individu memiliki talenta masing-masing. Boleh jadi saat ini tidak berprestasi di sekolah, atau nilai akademiknya biasa saja.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Minta Pemerintah Segera Berikan Dana untuk Serap Gabah Petani

“Tapi yakinlah, setiap orang memiliki kelebihan dan pada satu titik kita akan mengetahui di mana kelebihan kita, lalu jadikan itu sebagai patokan dalam meraih masa depan,” kata pria yang akrab disapa Ngah Indra itu.

Maksudnya, lanjut Indra, jangan rendah diri jika nilai akademik kurang bagus, atau sebaliknya jangan jumawa dengan capaian nilai yang baik.

Tetap rendah hati, rajin berdiskusi, hal itu akan membangkitkan rasa percaya diri.

Keterbatasan ekonomi jangan sampai membuat semangat belajar menjadi luntur.

Disebutkan Indra, dia juga tak mudah untuk bisa sampai pada titik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Siak.

“Kehidupan orang tua saya sangat sederhana, tapi saya memiliki semangat dan tekad yang kuat. Masa depan mesti diperjuangkan. Hidup yang tak dipertaruhkan tak akan pernah dimenangkan,” terang Indra.

Jangan pernah malu hidup di tengah keterbatasan. Jadikan itu sebagai pemacu semangat, untuk mengangkat harkat dan martabat diri, keluarga dan kampung.

Sebaliknya bagi yang hidup dengan ekonomi yang baik, manfaatkan momen itu untuk menempa diri, menjadi orang yang bermanfaat untuk diri sendiri dan lingkungan.

Hal yang tak boleh terlewatkan semasa sekolah adalah berorganisasi. Fokus belajar adalah kewajiban, namun mengikuti organisasi sekolah akan memperkaya wawasan, batin dan akan lebih berempati.

Baca Juga :  Mukhtarudin Ingatkan Transisi Menuju EBT Perlu Kehati-hatian dan Kearifan

“Apapun organisasinya di sana akan mengajarkan kemandirian, bergotong-royong, peduli sesama,” terang Indra.

Diterangkan Indra, dia besar juga melalui organisasi, dia pernah di Karang Taruna dan juga KNPI.

Organisasi itu membuatnya banyak belajar, terutama seni berkomunikasi dan hal positif lainnya.

“Saya bangga pernah menjadi bagian dua organisasi itu, saya bangga organisasi itu ikut menempa dan membesarkan saya,” kata Indra.

Jangan pernah lupa dengan asal, dari mana berada. Jangan pernah menjadi kacang lupa akan kulitnya.

Tapi jadilah orang yang rendah hati, ingat asal usul dan memperjuangkan kampung halaman, dengan memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang ada di dalamnya.

Indra Gunawan memberikan materi pelatihan dasar kepemimpinan, sebagai upaya meningkatkan motivasi diri dalam meraih cita-cita, sekaligus menjadi penyemangat bagi para siswa.

Indra Gunawan berbagi ilmu dasar kepemimpinan, diharapkan bisa memberikan perubahan terhadap siswa ke depannya, terutama dalam hal berorganisasi.

Zaman sudah berubah, saat ini anak sekolah sudah membawa kendaraan sendiri, jalan sudah mulus, fasilitas di sekolah lengkap, semua serba mudah.

Sekarang tinggal bagaimana siswa menggali potensi diri, tetap disiplin sehingga menjadi karakter sebagai modal awal untuk menjadi pemimpin yang bijaksana.