BERITA

Hari Ibu, IIFPG Gelar Bakti Sosial di Lapas Pondok Bambu

0
Para Istri Legislator Golkar DPR RI Baksos di Lapas Pondok Bambu Jakarta.

Berita Golkar – Berbagai ekspresi ditampilkan dalam memperingati Hari Ibu. Termasuk oleh mereka para ibu, yang juga merupakan istri anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Para istri yang tergabung dalam IIFPG (Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar) DPR, melakukan kegiatan amal dalam rangka Hari Ibu pada Kamis 22 Desember 2022.

Tidak tanggung-tanggung. Para istri legislator Golkar tersebut melaksanakan bakti sosial di Lapas Kelas IIA Jakarta di Pondok Bambu, Jakarta Timur. Lapas ini memang khusus untuk perempuan atau wanita.

Baca Juga :  Legislator Golkar Beri 1 Liter BBM Gratis di Kawasan Pemanjatan Gambut Kab. Banjar

Ketua Panitia Baksos IIFPG, Mia Lodewijk, menjelaskan seperti apa sosok seorang ibu yang memiliki tugas dan tanggungjawab yang juga besar.

Maka bakti sosial di lapas ini, adalah sebagai bentuk penghargaan kepada para ibu.

“Ada yang menyatakan surga di bawah telapak kaki ibu. Hari ini merupakan momen istimewa bagi kita para ibu,” ujar Mia, dalam keterangannya saat sambutannya di baksos.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Istri Wakil Ketua DPR, Lodewijk F Paulus, kalau baksos yang mereka buat tersebut dengan memberi sejumlah bantuan.

Seperti perlengkapan mandi, peralatan makan, kursi roda, pembalut wanita, dan berbagai makanan ringan.

Menurut Mia, baksos IIFPG itu merupakan bentuk berbagi sesama ibu.

Baca Juga :  DPD Golkar Lombok: Kader Harus Patuhi Aturan Organisasi

“Terlepas dari kesalahan yang telah diperbuat, perempuan yang menjadi warga binaan di lapas juga memiliki hak untuk hidup dengan standar kebersihan dan kesehatan yang sama. Namun, terkadang karena keterbatasan waktu dan kesempatan, hal itu nyaris terabaikan,” kata Mia.

Maka jelas Mia, pihaknya menyemangati seluruh warga binaan Lapas Pondok Bambu.

Dengan harapan, bahwa baksos yang diberikan ini benar-benar membawa manfaat bagi warga binaan Lapas Perempuan Jakarta tersebut.

“Kami berharap warga binaan di Lapas Perempuan Jakarta ini bisa menjalani hari-harinya dengan baik dan kelak bisa kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik lagi,” jelas Mia.