EKSEKUTIF

Indonesia Kembali Dapatkan Dukungan dalam Upaya Aksesi ke OECD

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Berita Golkar – Indonesia telah banyak mendapatkan apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak terkait upaya Indonesia menjadi anggota The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Termasuk World Bank juga memberikan apresiasi dan memberi selamat kepada Indonesia karena telah masuk ke dalam aksesi OECD.

World Bank berkepentingan untuk mendengarkan reform struktural yang sudah dilakukan oleh Indonesia serta terkait dengan perkembangan-perkembangan dan hambatan-hambatan yang terjadi dalam dunia perdagangan internasional yang juga menjadi perhatian.

“Tentu kita sedang mem-benchmark dengan negara-negara lain, termasuk Vietnam. Jadi beberapa terkait dengan Vietnam, Thailand, dan Indonesia kita bahas kebijakan-kebijakan terutama dalam pembukaan akses pasar internasional,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat sesi doorstop di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Jumat (17/05).

Baca Juga :  Bupati Labuhanbatu Utara Bantu Korban Kebakaran di Kampung Banjar

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa World Bank mengapresiasi kepemimpinan Indonesia di fora internasional, yang tentu dapat memperkuat brand Indonesia di kancah global. Oleh karena itu, dengan perjanjian Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) yang akan segera ditandatangani di bulan Juni, Indonesia akan dapat mengukuhkan posisi yang lebih kuat dalam perekonomian global.

“Kemudian dengan Indonesia bagian dari 38 negara yang sedang mendaftar di OECD, maka secara internasional teman Indonesia semakin banyak, dan berharap dari situ best practice yang dilakukan Indoesia, biasanya kan mereka sebut negara-negara yang punya pemikiran sama atau like-minded countries,” ungkap Menko Airlangga.

Baca Juga :  Wujudkan Visi “Indonesia Emas 2045”, Pemerintah Luncurkan RPJPN 2025-2045

Di samping itu, Menko Airlangga juga menyebutkan telah meminta agar World Bank dapat membantu untuk berbicara dengan Brussels terkait negosiasi IEU-CEPA agar bisa segera diselesaikan.

“Karena isu utamanya baik terkait TKDN, BUMN, kemudian terkait dengan arbitrase. Sebetulnya arahan Bapak Presiden sudah jelas, sehingga tentunya kita berharap nanti tim perunding ini bisa segera mengunci isu-isu yang masih menjadi hambatan dalam perundingan dengan IEU-CEPA,” pungkas Menko Airlangga.