BERITADPD GOLKARLEGISLATIF

Jelang Nataru, IIFPG Adakan Kegiatan Bakti Sosial di Beberapa Panti Asuhan

0
Foto bersama Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) DPR RI pada saat kegiatan bakti sosial Golkar Peduli di salah satu panti asuhan.

Berita Golkar – Pandemi Covid-19 yang mulai mereda tak mengurangi semangat Ikatan Istri Fraksi Partai Golkar (IIFPG) DPR RI dalam berbagi dengan sesama. Kali ini, paguyuban para istri legislator Golkar itu menggelar bakti sosial di sejumlah panti asuhan.

Sasaran kegiatan amal IIFPG kali ini ialah Panti Werdha Yayasan Bina Bakti ILUNI 13-81, Yayasan LKSA Abhimata, dan Yayasan Kemah Beth Shalom. Ketiga panti jompo dan rumah bagi anak-anak yatim piatu itu berada di wilayah Tangerang Selatan, Banten.

“Ini merupakan rangkaian bakti sosial kami sejak pandemi berlangsung. Kami terus berupaya berbagi dan peduli,” ujar Plt Ketua IIFPG Lita Adies Kadir, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/12).

Baca Juga :  Hetifah Sjaifudian Tolak Keras Wacana PPN di Dunia Pendidikan

Istri anggota FPG DPR Adies Kadir itu menjelaskan IIFPG sengaja menggelar bakti sosial tersebut jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Oleh karena itu, kata dia, IIFPG mengusung tema ‘Berbagi Dalam Suasana Nataru’ dalam bakti sosial tersebut.

Adapun bantuan yang disalurkan IIFPG pada bakti sosial itu ialah paket berisi sembako, diaper atau popok sekali pakai untuk anak-anak dan lansia, perlengkapan mandi, dan beberapa peralatan elektronik serta sejumlah dana.

Baca Juga :  Golkar Manggarai Salurkan Bantuan Rapid Antigen ke RS, Puskesmas & Sekolah

Namun, IIFPG juga mewanti-wanti anggotanya maupun warga panti tetap menaati protokol kesehatan. Sebab, kini muncul varian baru Covid-19 yang dikenal dengan sebutan Omicron.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa bayang-bayang varian baru Covid-19 memang masih menghantui kita. Namun, dengan niat baik, niat tulus, tentu ditambah dengan penerapan protokol kesehatan yang tidak boleh kendor, kami dari IIFPG mencoba untuk kembali menggelar bakti sosial secara langsung ketiga tempat,” ujar Lita.