BERITADPD GOLKAR

Kepanitiaan Sudah Clear, Golkar Ngawi Bakal Gelar Musda Ke-X

0
Sarjono, Sekretaris DPD Golkar Ngawi

Berita –  Partai Golongan Karya (Golkar) tidak lama lagi bakal menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di jajaran pengurus DPD khususnya di kabupaten/kota. Seperti DPD Golkar Ngawi sejurus dengan amanah partai bakal melaksanakan Musda ke-X.

Sarjono, Sekretaris DPD Golkar Ngawi

Sarjono, Sekretaris DPD Golkar Ngawi membenarkan, sesuai petunjuk dari DPP memang secepatnya menggelar Musda di daerah paling lambat 31 Agustus 2020. Bahkan, untuk saat ini pihaknya sudah clear membentuk kepanitian baik penyelenggara maupun pengarah.

Sesuai kesepakatan panitia Musda Golkar Ngawi bakal dilaksanakan pada 25 Agustus 2020. Tentunya secara estafet untuk memilih Ketua DPD Golkar Ngawi periode 2021-2026 dari kursi sebelumnya yang diduduki Suci Sugiarti hasil Musda ke-IX periode 2016-2021.

Baca Juga :  Azis Syamsuddin Minta TNI-Polri Segera Selesaikan Konflik Papua

Hanya saja kata Sarjono, mengenai figur siapa pengganti Suci sejauh ini masih dalam pembahasan internal.

“Pada prinsipnya dalam musda tidak ada istilah siapa yang akan diusung. Semua kader-kader Golkar terbaik bisa mencalonkan diri dan semakin banyak justru semakin baik,” terang Sarjono, Selasa (4/8).

Baca Juga : Kunjungi Tikep, Azis Syamsuddin dan Alien Mus Dapat Permintaan Khusus dari Wali Kota

Hanya saja ditegaskan Sarjono, secara mekanisme yang diatur dalam AD/ART bahwa kader partai yang bisa ditetapkan sebagai calon harus mendapat dukungan 30 persen dari pemilik suara.

Baca Juga :  Golkar Apresiasi Gebyar Vaksinasi Booster yang Digelar Polres Gorontalo Utara

Menyangkut pemilik suara yang dimaksudkan adalah 19 orang Pimpinan Kecamatan (PK) ditambah 4 orang dari Hasta Karya/organisasi sayap partai plus 1 suara dari kepengurusan DPD tingkat kabupaten dan propinsi.

“Hasil dari musda sangat diharapkan melahirkan sosok pengurus yang mampu mengembalikan nama besar Golkar dan berkompeten. Secara politis mampu mengembalikan lagi kepercayaan di akar rumput mengingat suara Golkar di Ngawi ini terus menyusut,” beber Sarjono. (GI)