BERITA

Menko Airlangga Pastikan Persiapan Indonesia di Hannover Messe 2023 Sudah 100 Persen

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau langsung persiapan Indonesia di Pameran Hannover Messe 2023, di Jerman, Minggu (16/4/2023).

Berita Golkar–Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan persiapan Indonesia pada Pameran Hannover Messe 2023 di Jerman, sudah 100 persen. Secara khusus, Menko Airlangga meninjau langsung lokasi dan persiapan pembukaan Pameran Hannover Messe 2023 di Jerman, pada Minggu (16/4/2023).

Dalam kunjungannya ini, Airlangga memastikan kelancaran dan kesuksesan partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada Hannover Messe 2023. Menko Airlangga didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, beserta jajaran meninjau langsung lokasi pameran.

Berdasarkan keterangan resmi Kemenko Perekonomian, setibanya di Fairground, Airlangga langsung menuju Hall 2 yang menjadi lokasi Paviliun Nasional Indonesia. Ketua Umum DPP Partai Golkar ini melanjutkan peninjauan ke beberapa Hall lainnya.

Menko Airlangga juga berkesempatan meninjau lokasi venue Opening Ceremony di Hannover Congress Centrum. Partisipasi Indonesia di Hannover Messe 2023 diikuti oleh 157 Co-Exhibitors yang terdiri dari badan usaha, asosiasi, kawasan industri/kawasan ekonomi khusus, BUMN, lembaga lendidikan, serta kementerian dan lembaga.

Tema dari partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada Hannover Messe 2023 kali ini adalah Infinite Journey.

Sementara, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia dapat menggaet banyak kerja sama investasi lewat penyelenggaraan Hannover Messe 2023. Hal itu diungkapkan Menperin menjelang pembukaan Hannover Messe 2023 secara resmi, seusai penandatanganan kontrak Business to Business (B to B) senilai 2 miliar dolar AS.

Baca Juga :  Menko Airlangga Terima Kunjungan Ketum PPK Kosgoro Dave Laksono

“Setelah HM 2023 dibuka pada 16 April 2023 nanti, terus-menerus akan ada kerja sama investasi dari perusahaan-perusahaan yang masuk ke Indonesia,” kata Menperin.