EKSEKUTIF

Menko Perekonomian Airlangga Kunjungi Pabrik Pengalengan di Yogyakarta

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat berkunjung ke pabrik pengalengan makanan di Yogyakarta.

Berita Golkar – Dalam rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (17/03), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato menyempatkan untuk juga mengunjungi Pabrik Pengalengan Makanan Aliansi Produk Nusantara Indonesia (APNI), PT Kita Satu Rasa (Kisara), yang terletak di Jalan Sorosutan Yogyakarta.

Dalam kunjungannya kali ini, Menko Airlangga disambut oleh Ketua Aliansi Kuliner Indonesia UKM Go Ekspor.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga mendapatkan penjelasan bahwa produk yang dihasilkan dalam industri pengalengan makanan dan bumbu masak ini juga telah menembus pasar ekspor seperti ke New Zealand dan Bangkok, serta negara di Timur Tengah.

Baca Juga :  Deklarasi KTT G20 Disahkan, Menko Airlangga Harap Bisa Jadi Solusi Indonesia-Dunia

“Ini luar biasa, proses produksinya juga dilakukan oleh Ibu-Ibu, dan produk-produknya juga sudah diuji. Jadi, tentu kita dorong, dan UMKM ini sudah mendapatkan beberapa program dari Pemerintah,” kata Menko Airlangga.

Selanjutnya, Direktur Produksi PT Kisara mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah juga turut mendukung Kisara dalam menjalankan produksi. Pemerintah Daerah memberikan pelatihan-pelatihan mulai dari pelatihan manajerial, pelatihan keamanan pangan, pelatihan digitalisasi, dan pelatihan daya saing.

Baca Juga :  Rapimda Golkar Lumajang Usung Airlangga Hartarto Capres 2024

Menko Airlangga juga meyakini bahwa UMKM harus terus didukung dan ditingkatkan kontribusinya kepada perekonomian nasional.

Keberpihakan kepada UMKM tersebut terwujud dalam berbagai kebijakan yang telah diputuskan hingga penulisan buku terkait pembiayaan UMKM yang diharapkan dapat menjadi referensi para pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya.

Dalam berbagai kesempatan yang lain, Menko Airlangga juga mengunjungi UMKM di berbagai daerah untuk meninjau secara langsung kegiatan usaha maupun berdialog dengan para pelaku UMKM, termasuk menghadiri kegiatan ekspor produk UMKM.