EKSEKUTIF

Menko Perekonomian Airlangga Mengundang 7 Menteri Negara ASEAN

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perindustrian dan Para Menteri Negara Anggota ASEAN (Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam).

Berita Golkar – Menjelang pertemuan Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) Ministerial Meeting, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengundang para Menteri negara-negara ASEAN untuk menyatukan pandangan bersama terkait isu-isu penting dalam pembahasan di IPEF.

Pertemuan kali ini menitikberatkan pada isu ketenagakerjaan yang menjadi perhatian bagi negara-negara ASEAN. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Menteri maupun Pimpinan Delegasi dari 7 Negara Anggota ASEAN (Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam).

Para menteri ASEAN berdiskusi mengenai peran third parties pada isu Labor (Ketenagakerjaan) dalam kerangka kerja sama IPEF.

Baca Juga :  Bahas Persiapan Pemilu 2024, Ahmad Doli Kunker ke Kabupaten Batu Bara

Diskusi menitikberatkan arah peran Serikat Pekerja dan masyarakat madani dalam berbagai isu ketenagakerjaan di negara-negara ASEAN dan pentingnya membangun konsensus dalam kerja sama IPEF.

Di awal pertemuan, Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong, menyampaikan bahwa ketenagakerjaan merupakan isu penting yang perlu diperhatikan dengan seksama serta mempertimbangan kondisi dalam negeri.

Menanggapi hal tersebut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa mekanisme dalam International Labor Organization (ILO) merupakan solusi bagi penyelesaian masalah ketenagakerjaan dengan melibatkan peran pemerintah, perusahaan, dan serikat pekerja.

“Penyelesaian isu ketenagakerjaan dalam IPEF harus sejalan dan melalui mekanisme ILO, dengan memperhatikan regulasi domestik,” tegas Menko Airlangga pada pertemuan para Menteri ASEAN tersebut.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRD Gorut Rina Minta Pemerintah Kembangkan Potensi di Desa

Mendukung pernyataan Menko Airlangga, Penasihat Khusus Menteri Luar Negeri Thailand, Pornpimol Kanchanalak, menyampaikan bahwa penyelesaian isu ketenagakerjaan melalui ILO merupakan komitmen Thailand.

Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam, Nguyen Hong Diem, juga menyampaikan bahwa isu ketenagakerjaan merupakan concern utama bagi Vietnam.

Dan kondisi tiap negara anggota IPEF berbeda-beda dalam penanganan masalah ketenagakerjaan.

Para petinggi negara ASEAN sepakat bahwa pembahasan isu ketenagakerjaan dalam kerangka kerja sama IPEF perlu melalui mekanisme dan sejalan dengan ILO serta harus memperhatikan regulasi domestik.