EKSEKUTIF

Menpora Zainudin Amali Ubah Nama LADI Menjadi IADO

0
Menpora Zainudin Amali saat menyambut kontingen Olimpiade Indonesia

Berita Golkar – Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengganti nama Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) menjadi Indonesia Anti Doping Organization (IADO).

Perubahan dilakukan setelah Badan Anti Doping Dunia (WADA) mencabut sanksi yang sebelumnya dijatuhkan kepada Indonesia sejak tahun lalu.

Prosesi pergantian nama lembaga ini berlangsung di Wisma Kemenpora, Senayan, Jumat (4/2/2022), bersamaan dengan pengumuman pembatalan hukuman yang disampaikan secara langsung oleh politisi Partai Golkar ini.

Keputusan yang sekaligus juga memperbolehkan Indonesia mengibarkan bendera Merah-Putih di berbagai kejuaraan internasional, single maupun multievent.

Dikatakan lagi oleh pria asal Gorontalo ini, perubahan nama dilakukan selain sebagai semangat baru, sekaligus memudahkan organisasi anti doping Indonesia dikenal di level dunia.

Baca Juga :  Wamendag Gandeng DPD, untuk Tingkatkan Produk Ekspor dari Bengkulu

“Sama seperti yang lain di Asia Tenggara namanya SERADO, kemudian JADA dari Jepang, di sana (internasional) orang bertanya apa itu LADI? Jadi kami internasionalkan sekaligus,” kata Amali usai acara.

“Jadi mempermudah dan memperbaiki komunikasi juga. Salah satu yang lemah di kita kan komunikasi. Nah, dengan mereka baca ini, ‘oh ini anti doping Indonesia’,” dia mempertegas.

“Selain itu, perubahan nama juga menjadi semangat baru bagi Indonesia, sekaligus menyadarkan kita semua dan para stakeholder agar lebih aware terhadap anti doping ini,” ujarnya.

Zainudin pun berharap kejadian mengenai ketidakpatuhan IADO terhadap WADA tidak terulang di masa mendatang.

Baca Juga :  Airlangga Hartarto Dorong Kualitas Wirausaha Indonesia Lewat Program Kartu Prakerja

“Kita patut syukuri dan jaga bersama, mudah-mudahan ini yang terakhir, jangan terulang lagi. Kalau ada masalah menjadi masalah bersama dan segera dikomunikasikan,” imbaunya.

Seperti diketahui, WADA menjatuhkan sanksi selama satu tahun terhadap LADI (kini bernama IADO) karena dinilai non-compliance terhadap WADA Code pada 7 Oktober 2021.

Imbas sanksi tersebut, Merah Putih tak bisa berkibar takala atlet Indonesia naik podium. Tak cuma itu, nasib Indonesia menjadi tuan rumah sejumlah event seperti ANOC World Beach Games serta ASEAN Para Games pun harus menunggu sanksi WADA terhadap LADI dicabut.

Tapi kini, sanksi itu telah dicabut dan status Indonesia secara resmi telah dipulihkan

Misbakhun Minta OJK Buka Data Konglomerasi ‘Fintech’

Previous article

Airlangga: 75 Tahun HMI Sudah Buktikan Jadi Kawah Candradimuka Tokoh Bangsa

Next article

You may also like

Comments