LEGISLATIF

Meutya Hafid Imbau Masyarakat Waspada Jejak Digital Negatif

0

Berita Golkar – Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengatakan, saat ini interaksi masyarakat banyak dilakukan di dunia maya.

Karena itu, masyarakat harus cakap dan cermat dalam menggunakan media sosial, jangan sampai meninggalkan jejak digital yang negatif.

“Jejak digital ibarat `bom waktu` yang bisa meledak kapan saja. Bom ini bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu, terlebih apabila pemilik jejak digital mempunyai jejak yang buruk dan dapat merugikan dirinya sendiri,” ujar Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid.

Baca Juga :  Ahmad Doli: Komisi II Berharap Pemilu 2024 Lebih Berkualitas

Imbauan penting itu disampaikan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid dalam dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Literasi Digital: Bijak Berekspresi di Dunia Digital, Kamis (23/2).

“Literasi digital merupakan kunci dan keniscayaan dalam menghadapi perkembangan serta disrupsi teknologi yang semakin masif,” jelas Meutya Hafid.

Politisi senior Partai Golkar itu memandang, literasi digital merupakan kemampuan yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini.

Baca Juga :  Cen Sui Lan bersama ITM Kepri Bagikan Paket Sembako Imlek 2574 ke Masyarakat

“Untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi, namun juga cermat dalam menggunakannya,” katanya.

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek.

Dalam Webinar itu menghadirkan Meutya Hafid sebagai keynote speaker, serta dia pembicara kunci, yakni Duta Genre Sumut 2020 M Rafi Alfarezi, dan Dosen Nofri Affandi.