LEGISLATIF

Muhidin Said: Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19

0
Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Muhidin Muhammad Said

Berita Golkar – Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Muhidin Muhammad Said menilai pemerintah tidak melepaskan fokus dari upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Sedangkan untuk pembiayaan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur (Kaltim) tergantung dari situasi perkembangan COVID-19 di tanah air.

“Tergantung situasi perkembangan COVID-19. Karena, fokus saat ini tetap penanggulangan COVID-19 dan pemulihan ekonomi,” ujar Muhidin saat ditemui awak media Rabu, (19/1/2022).

Anggota DPR Komisi XI ini memandang, semakin melandainya penularan COVID-19 terkhusus Omicron akan membuat perekonomian negara semakin membaik.

Baca Juga :  Legislator Golkar Segera Kaji Usulan Biaya Haji Usulan Kemenag

“Dan pendapatan negara juga sudah melampaui target secara keseluruhan tahun 2021,” jelas dia.

Dengan demikian, Muhidin merespons positif, bantahan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani jika 54 persen untuk penandaan IKN.

“Karena itu pendanaan IKN apa yang disampaikan oleh Ibu Menkeu Sri Mulyani memungkinkan dan kelanjutan akan pembangunan nasional tetap berjalan,” pungkas Politikus Partai Golkar ini.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, pendanaan pemindahan IKN ke Kalimantan Timur (Kaltim) seminimal mungkin menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi X, Hetifah: PTM Adalah Solusi Terbaik untuk Saat Ini

SMI menuturkan, pemerintah juga akan menitikberatkan pada pendaanaan pembangunan melalui skema kreatif, seperti skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) maupun skema pendanaan swasta/BUMN/BUMD.

“Kalau mengenai anggaran apalagi tadi porsi APBN dan lain-lain nanti kita akan hitung. Jadi sebetulnya enggak ada yang disebut hari ini, pre-conception 54 persen adalah APBN,” ucap Sri Mulyani dalam konferensi pers IKN di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

WADA Izinkan Indonesia Kibarkan Bendera Merah Putih, Hetifah Sambut Baik

Previous article

Azis Samual: Masyarakat Harus Kritis Melihat Hasil Lembaga Survei

Next article

You may also like

Comments