LEGISLATIF

Muncul Aliran ‘Bab Kesucian’ di Sulsel, Ace Hasan Minta Kemenag Turun Tangan

0
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Fraksi Golkar, Ace Hasan Syadzily.

Berita Golkar – Wakil Ketua Komisi VIII DPR Fraksi Golkar, Ace Hasan Syadzily meminta Kementerian Agama (Kemenag) turun tangan dengan munculnya aliran ‘Bab Kesucian’ di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Aliran tersebut perlu pembinaan.

“Harus diberikan pemahaman tentang ajaran Islam yang dinilai bertolak belakang dengan ajaran Islam yang mainstream,” kata Ace kepada wartawan dilansir wartawan, Selasa (3/1/2023).

Ace menduga pendiri aliran ‘Bab Kesucian’ tidak tahu ajaran Islam secara mendalam. Mereka, jelas Ace, harusnya diberikan pemahaman soal ajaran Islam.

“Sebaiknya, pemuka agama baik, Kementerian Agama setempat, maupun MUI atau organisasi keagamaan Islam memberikan pembinaan terhadap tokoh dan pemuka aliran ini,” tuturnya.

Baca Juga :  Maju Pileg 2024, Ayu Pertiwi Ajak Seluruh Kolega Perluas Jejaring Perjuangkan Masyarakat

Ketua Yayasan Bantah Dituding Sesat
Ketua Yayasan Nur Mutiara Makrifatullah yang menganut aliran Bab Kesucian, Hari Minallah Aminnullah Ahmad alias Bang Hadi membantah tudingan MUI Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dia menegaskan tudingan MUI Sulsel itu tidak berdasar dan tidak pernah diklarifikasi ke pihaknya.

“Masa datang tidak klarifikasi, tidak bertanya, masuk tanpa izin memvonis kami ini sesat, bertanya tidak, mempelajari tidak, ikut tidak, kenal pun tidak,” kata Bang Hadi saat berbincang dengan wartawan di Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Selasa (3/1/2023).

Baca Juga :  Taufan Pawe Terus Bergerak Sosialisasikan Ketum Airlangga sebagai Capres 2024

Bang Hadi buka suara terkait pernyataan MUI Sulsel yang menyebut pihaknya melarang konsumsi ikan dan minum susu. Ia menilai MUI telah salah persepsi.

“Masalah makanan saya mengajarkan pola hidup yang sehat, makan yang sehat, pikiran yang sehat,” jelasnya.

Selain itu, Bang Hadi juga menegaskan pihaknya tidak pernah melarang salat 5 waktu. Ia bahkan telah mendirikan masjid.

“Buktinya saya membaguskan sembah yang karena saya punya masjid,” tegasnya.