BERITADPD GOLKAR

Musda Golkar Bali Usai, Sugawa Korry Beri Apresiasi

0
Para ketua DPD II Golkar se-Bali melaporkan susunan kepengurusan hasil Musda Golkar Kabupaten/Kota se-Bali, di Kantor DPD I Partai Golkar Bali, Denpasar, Rabu 26 Agustus 2020 /I Gusti Ngurah Kartika Mahayadnya

Berita Golkar – Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kabupaten/Kota se-Bali telah usai dengan terkahir Musda Golkar Bangli, Selasa 25 Agustus 2020 kemarin.

Dalam Musda di sembilan kabupaten/kota tersebut semuanya berlangsung secara aklamasi.

Pasca Musda, para ketua terpilih bersama dengan tim formatur menyusun kepengurusan Golkar kabupaten/kota se-Bali.

Para tim formatur akhirnya berhasil menyusun kepengurusan dan dilaporkan ke Kantor DPD I Golkar Bali, Denpasar, Rabu 26 Agustus 2020.

Saat menerima para Ketua DPD II se-Bali, Ketua DPD I Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry mengaku pihaknya memberikan apresiasi tinggi terkait pelaksanaan Musda yang sudah berjalan lancar, aman, damai, sukses, dan demokratis.

“Saya bangga musda berjalan aman. Apalagi agenda pemilihan ketua semuanya aklamasi,” katanya.

Sugawa Korry mengaku bahwa musda dapat berlangsung secara aklamasi dan lancar akibat seluruh kader pemegang hak suara sejalan dengan DPD I Golkar Bali.

Pihaknya juga menjelaskan ada beberapa hal yang membuat DPD I Golkar Bali menginginkan aklamasi, salah satunya adalah para calon ketua tersebut merupakan tokoh-tokoh yang konsisten mengawal amanat Partai Golkar.

Baca Juga :  Airlangga Hartarto: 95 Persen Kader Golkar Diusung Pilkada 2020

“Pandangan berikutnya adalah seluruh ketua dan PLT. ketua solid dan konsisten mengamankan Munas Partai Golkar dengan tetap konsisten memilih Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar, sehingga kondisinya tetap solid. Ketiga, seluruh kader Golkar solid menciptakan suasana musda yang telah berjalan kondusif,” paparnya.

Wakil Ketua DPRD Bali ini juga menambahkan bahwa para ketua dan PLT. Ketua DPD II Golkar se-Bali saat itu telah menjalankan arahan jangka pendek DPP Golkar untuk melaksanakan program penanganan Covid-19 berkat soliditas seluruh kader.

Serta terkahir, seluruh kader Golkar di enam kabupaten/kota telah merintis komunikasi kerjasama dengan parpol lain untuk mewujudkan koalisi yang sangat dibutuhkan untuk strategi kemenangan head to head.

“Aklamasi bagian dari demokrasi dan lebih jauh lagi memandang bahwa aklamasi juga inti dari musyawarah mufakat. Aklamasi puncak proses kontemplasi dari berbagai pengalaman Partai Golkar sebelumnya sehingga seluruh kader menuangkannya dalam sikap politiknya di musda yang berakhir dengan suasana kegembiraan, tertib dan sehat,” sebutnya.

Baca Juga :  Golkar Keluarkan Rekomendasi Bakal Calon di 16 Pilkada Sumut, Ini Daftarnya

Selain itu, dirinya juga menginstruksikan kepada DPD II kabupaten/kota se-Bali untuk segera membentuk Satgas Bantuan Sosial dan Bencana Golkar yang tugasnya on call setiap saat dibutuhkan untuk penanganan sosial dan bencana.

Partai Golkar melihat bahwa pembentukan satgas ini penting dibentuk agar partainya dapat terus selalu cepat menjawab kebutuhan masyarakat utamanya di bidang sosial dan kebencanaan untuk memberi pertolongan.

“Masing-masing jumlahnya nanti 100 orang dan kita harapkan bisa mencapai 1.000 orang anggota di tiap kabupaten/kota. Satgas ini tidak bertugas untuk pengamanan kegiatan-kegiatan kepartaian seperti yang selama ini dilakukan tetapi bertugas untuk penanganan sosial dan kebencanaan,” jelasnya.

Sumber