LEGISLATIF

Partai Golkar Setujui Rencana Aktifasi Hubungan Diplomatik Indonesia dengan Sudan Selatan

0
Ketua Komisi I DPR , Meutya Hafidh

Berita Golkar – Rapat Komisi I DPR dengan Kementerian Luar Negeri menyetujui usulan pemerintah untuk kembali mengaktifkan hubungan diplomatik Indonesia dengan Republik Sudan Selatan.

Kesepakatan tersebut menindaklanjuti masuknya Surat Presiden atau Supres mengenai hal tersebut pada paripurna sebelumnya.

Persetujuan terhadap usulan pemerintah agar Indonesia melakukan reaktivasi hubungan diplomatik dengan Sudan Selatan ini dilakukan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Senin (14/2/2022).

Awalnya, Ketua Komisi I Meutya Hafid yang bertindak sebagai pimpinan rapat mempersilakan Menlu Retno memaparkan soal usulan reaktivasi hubungan diplomatik dengan Sudan Selatan, setelah itu masing-masing anggota Komisi I DPR mewakili fraksinya dipersilakan menyampaikan pendapat.

Baca Juga :  Puteri Komarudin Beri Bantuan Fasilitas untuk Ibadah dan Pendidikan di Jawa Barat

Dalam rapat yang dipimpin Meutya Hafid selaku ketua komisi, menteri Luar Negeri Retno MP. Marsudi memaparkan soal usulan reaktivasi hubungan diplomatik dengan salah satu negara Afrika Tengah itu.

Fraksi Partai Golkar melalui angggota Nurul Arifin menyatakan persetujuan terhadap usulan pembukaaan hubungan diplomatik tersebut.

“Dengan eksistensi 54 negara kemudian beberapa negara ASEAN sudah membuka hubungan diplomatiknya maka hubungan sebagai negara yang paling besar di Asia Tenggara saya pikir sudah tepat kalau kita juga membuka hubungan secara sesegera mungkin,” tuturnya.

Baca Juga :  Legislator Golkar Dukung Revisi UU ITE

“Memang sudah aktifnya Sudan Selatan di PBB maupun di Uni Afrika, saya kira tidak ada alasan kita menunda hubungan diplomatik kita dengan Sudan Selatan. Jadi pendapat fraksi Golkar kami setuju dengan reaktifikasi ini,” kata Nurul.

You may also like