LEGISLATIF

Penanganan Tragedi Kanjuruhan, Golkar: Percayakan pada Kerja Tim Polri & Pemerintah

0
Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak Mendampingi Menpora Zainuddin Amali menjenguk salah satu korban yang dirawat di RS Saiful Anwar Malang.

Berita Golkar – Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengajak masyarakat berpikir tenang dan sabar dalam menyikapi Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 125 nyawa hilang dan ratusan lainnya mengalami luka luka.

Politisi Golkar yang mendampingi kegiatan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit, Menpora Zainudin Amali dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ini mengatakan bahwa pemerintah termasuk Polri sudah melakukan langkah yang tepat dan cepat untuk penangan dampak dari tragedi kemanusiaan ini.

“Selama 3 hari ini sejak Minggu (2/10/2022) bersama Bapak Menpora, Kapolri Dan Gubernur Jatim telah berada di Malang meninjau stadion, takziah kepada keluarga korban meninggal dirumahnya maupun menjenguk korban yang dirawat di RSUD sampai Selasa siang. Sebagai Pimpinan DPRD Jatim kami mengapresiasi Pemerintah yang dengan cepat dan tepat turun menangani korban sebagai tanggung jawab pemerintah dalam mengurai dan sekaligus memberi bantuan yang diharapkan,” kata Sahat Tua Simanjuntak, Selasa (4/10/2022).

Kebijakan pemerintah yang cepat dan tanggap ini kata Sekretaris DPD Golkar Jatim tersebut, layak disikapi dengan tidak memunculkan narasi narasi yang hanya akan menciptakan situasi yang sudah tenang ini menjadi panas.

Baca Juga :  Puteri Komarudin Pastikan RUU PPSK Beri Keberpihakan Pembiayaan Bagi Pelaku UMKM

“Saya mengajak semua elemen untuk tidak saling menyalahkan siapapun terkait kasus kerusuhan Malang, ini musibah. Mari kita mendoakan para korban yg meninggal semoga husnul khotimah dan korban yang masih dirawat bisa segera sembuh,” tambahnya.

Lebih jauh politisi yang juga penyuka olah raga ini, mengajak masyarakat mempercayakan penanganan masalah kita sepenuhnya pada Tim Gabungan Pencari Fakta.

“Agar ini menjadi terang benderang, dan jelas apa yang sebenarnya menjadi penyebab hingga ada korban, kita tunggu saja hasil kerja Tim Gabungan Pencari Fakta yang dipimpin Bapak Menkopolhukam bersama Bapak Menpora Zainudin Amali, ” katanya lagi.

Apalagi kata Sahat, Kapolri juga sangat tegas dalam mengambil tindakan pada anak buahnya yang diindikasikan lalai menjalankan tugasnya.

“Sikap serius juga bisa kita lihat dari keputusan Bapak Kapolri yang telah memutasi Kapolres Malang, juga keputusan Kapolda Jatim menonaktifkan 9 komandan Brimob,” ungkapnya.

Baca Juga :  Respons Keluhan Warga, Nidya Listiyono Sidak Gedung Galeri UMKM Kaltim

Maka agar tim bisa bekerja dengan baik, sudah selayaknya masyarakat memberikan situasi yang sejuk dan tenang.

Dari kunjungannya mendampingi Menpora, Kapolri dan Gubernur ini, Sahat menginformasikan bahwa saat ini Tim Mabes Polri masih bekerja menginvestigasi TKP dan evaluasi terkait SOP Polri, sementara Gubernur dan Bupati Malang juga telah melakukan upaya penguatan moril pada keluarga korban meninggal maupun yang masih sakit di RSUD, berupa santunan dan bantuan lainnya.

“Sesuai arahan Bapak Presiden telah dilakukan sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi dan kab/kota dalam penanganan korban, yang harus diakui sangat luar biasa. Saya berharap Tragedi ini menjadi pembelajaran buat kita semua. Dan saya yakin masyarakat Jatim mampu memberi yang terbaik untuk segera selesainya banyak pertanyaan dalam Tragedi kemanusiaan yang tak perlu terjadi lagi ini,” pungkasnya.