OPINI

Pengamat Beri Tanggapan Soal Fenomena Politikus Pindah ke Golkar

0
Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.

Berita Golkar – Beberapa politikus ternama di tingkat daerah maupun nasional, belakangan pindah ke Partai Golkar.

Fenomena ini muncul dinilai karena Golkar memberikan kenyamanan bagi politikus untuk berpolitik.

Pandangan ini disampaikan Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, dalam mengungkap alasan kenapa sejumlah politikus bersedia bergabung ke partai berlambang pohon beringin tersebut.

Diketahui, menantu mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Bayu Airlangga, politikus senior Partai Demokrat di Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, dan Raja Dangdut Rhoma Irama, masuk ke Golkar.

Baca Juga :  CSIS Nilai Golkar Institute jadi Pembuat Kebijakan Partai berdasar pada Saintifik

“Mungkin lebih nyaman saja untuk berpolitik. Dan bisa jadi Partai Golkar membawa harapan yang baik bagi keduanya,” kata Ujang, Minggu (29/5/2022).

Ujang menjelaskan, di internal Golkar juga dinamis. Menurutnya, di Golkar setiap kader bisa bersaing dengan kemampuannya masing-masing, dan di Golkar kemampuan elitenya rata, kekuasaan dan pemain merata di banyak elite.

Baca Juga :  Elektabilitas Airlangga Hartarto Tinggi pada Daftar Menteri Layak Jadi Calon Presiden 2024

“Karena Golkar itu partai terbuka. Kalau di partai lain, seperti kerajaan, banyak ditentukan oleh ketumnya masing,” jelas Ujang.

Lebih lanjut dikatakan Ujang, Golkar lebih akomodatif dan demokratis.

“Jadi sesuatunya bisa dimusyawarahkan. Walaupun memang terkadang ketum tetap pegang kendali,” tutupnya.