BERITALEGISLATIF

Puteri Komarudin Salurkan Sarana Prasarana Bagi Kelompok UMKM di Karawang dan Purwakarta

0
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin.

Berita Golkar – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin memberikan, bantuan berupa sarana prasarana bagi kelompok UMKM di Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta.

Puteri sapaanya memberikan bantuan dalam acara Kegiatan Penyerahan Bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Tematik Ke UMKM di Desa Sindang Karya, Kabupaten Karawang, Jumat (7/1/2022).

“Bantuan ini berawal dari aspirasi yang kami terima dari konstituen di Karawang dan Purwakarta, yang kemudian kami teruskan ke salah satu mitra kami di Komisi XI, yaitu Bank Indonesia. Alhamdulillah, aspirasi tersebut telah ditindaklanjuti, sehingga hari ini kita bisa menyalurkan bantuan dengan total senilai Rp1,2 miliar,” kata Puteri dalam keterangan tertulis, Senin, (10/1/2022).

Sebagai informasi, terdapat 22 kelompok UMKM yang berasal dari Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang yang menerima bantuan yang terdiri atas 18 kelompok usaha budidaya ikan, 2 kelompok usaha pertanian, 1 kelompok usaha konveksi, serta 1 kelompok usaha makanan olahan.

Masing-masing dari kelompok tersebut mendapatkan bantuan berupa sarana prasarana pendukung usaha, seperti kolam, traktor, oven, hingga mesin jahit.

“Semoga bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menambah kapasitas produksi Bapak Ibu sekalian. Serta tentu kita berharap bahwa bantuan ini tidak berhenti di sini saja, namun menjangkau lebih banyak lagi kelompok-kelompok UMKM lainnya di Karawang,” tutup Ketua Bidang Keuangan dan Pasar Modal DPP Partai Golkar ini.

Baca Juga :  Iqbal Ajak Kader Menangkan Paslon Golkar Jateng Pada Pilkada Serentak Tahun 2020

Pada kesempatan yang sama, Puteri turut meresmikan peluncuran Digitalisasi Pasar Rakyat Juara Jawa Barat Inovatif, dan Aman Pakai (SIAP) QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di Pasar Baru Karawang.

Puteri pun berharap, agar upaya digitalisasi ini bisa menjangkau seluruh pasar yang berada di Kabupaten Karawang.

“Tentu kami berharap bahwa program ini dapat diperluas jangkauannya ke pasar-pasar lain untuk mempercepat transformasi ekonomi digital di Karawang. Apalagi di Karawang sendiri setidaknya ada 19 pasar tradisional serta berbagai sentra ekonomi dan pusat perbelanjaan. Dengan semakin banyaknya pasar yang terdigitalisasi, harapannya akan semakin memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat sekaligus mempercepat perputaran ekonomi,” kata Puteri.

Dalam agenda ini, Puteri dan Bank Indonesia menyalurkan bantuan berupa sarana dan prasarana digitalisasi pasar yang mencakup laptop, printer, perangkat jaringan internet, serta perlengkapan kantor seperti meja dan kursi yang diserahkan kepada pihak pengelola pasar.

Baca Juga :  Legislator Golkar Gunakan Dana Aspirasi 1,44 Miliar Belikan Seragam Sekolah

Hadir pada acara tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Herawanto mengungkapkan program digitalisasi pasar ini menjadi bentuk komitmen Bank Indonesia dalam mewujudkan transformasi ekonomi digital di pasar tradisional.

“Pembayaran digital melalui QRIS yang merupakan salah satu langkah awal dalam mewujudkan digitalisasi pasar. Para pedagang yang sudah terelektronifikasi akan mendapat kemudahan tidak hanya dalam hal transaksi namun juga dalam hal permodalan karena semua transaksi lewat QRIS dapat tercatat oleh bank, sehingga nantinya dapat dijadikan salah satu pertimbangan dalam penyaluran kredit usaha,” ujar Herawanto.

Lebih lanjut, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Karawang (IPPK) Asep Kurniawan menjelaskan saat ini sedikitnya sudah 34 di Pasar Baru yang siap menerima transaksi menggunakan QRIS. Capaian ini diharapkan akan terus bertambah seiring upaya sosialisasi yang akan dilakukan.

“Penggunaan QRIS ini sangat menguntungkan para pedagang karena dapat mencegah ancaman menerima uang palsu yang kerap terjadi. Karenanya, kami siap mendukung program ini dengan melakukan sosialisasi ke semua pedagang di Pasar Baru dapat menggunakan QRIS,” tutur Asep.