DPD GOLKAR

Sesuai Arahan Pusat, Golkar Kediri Deklarasikan Koalisi Indonesia Bersatu

0
Foto bersama dengan Ketua DPD Partai Golkar Sigit Sosiawan, Ketua DPD PAN Widyo Harsono dan Ketua DPC PPP Taufiq Chavifudin beserta para pengurus partai.

Berita Golkar – Tiga partai politik di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terdiri dari Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendeklarasikan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Deklarasi ini digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri, pada Rabu pagi (22/6/2022).

Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri, Sigit Sosiawan mengatakan, agenda ini merupakan tindak lanjut dari instruksi bersama DPP tiga parpol tersebut.

Sedangkan koalisi ini dibangun sebagai persiapan menghadapi Pilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Ini menjadi perintah masing–masing ketua DPP. Seperti kami di Golkar, ada instruksi dari DPP, begitu juga dengan PAN maupun PPP,” kata Sigit Sosiawan.

Baca Juga :  Ketatnya Musda Golkar Sulsel di Jakarta

Deklarasi ini dihadiri oleh ketua masing-masing parpol. Mereka adalah Ketua DPD Partai Golkar Sigit Sosiawan, Ketua DPD PAN Widyo Harsono dan Ketua DPC PPP Taufiq Chavifudin beserta para pengurus partai.

Senada dengan Sigit Sosiawan, Ketua DPD PAN Widyo Harsono menyatakan KIB sudah menjadi amanah dari pusat.

Amanah tersebut harus dijalankan oleh masing-masing daerah, termasuk di Kabupaten Kediri.

Terpisah, Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri Taufiq Chavifudin menyakini, koalisi KIB tak akan goyah hingga kontestasi Pilpres 2024 nanti.

Meski dalam Pilkada Kabupaten Kediri 2019 lalu, seluruh partai politik di Kabupaten Kediri telah berkoalisi untuk mengusung calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, kata Taufiq, tidak akan berpengaruh pada tingkat soliditas tiga parpol KIB.

Baca Juga :  Roy Fahlevi Minta Klarifikasi Partai Demokrat Aceh Terkait Surat Penolakan Omnibus Law

“KIB ini rancangan untuk Pilpres. Kalau ditanyakan pengaruhnya di tataran politik kota masing-masing, tentu menjadi konteks lain. Ini memang dipersiapkan Pilpres 2024. Selain itu, pelaksanaanya Pilpres kan mendahului Pilkada. Jadwalnya, Pileg, kemudian Pilpres dan Pilkada,” terang Taufiq.

Masih katanya, ketua parpol koalisi KIB di tingkat pusat tetap membuka diri terhadap partai lain yang akan bergabung.

Maka, yang berada di tingkat bawah seperti, di Kabupaten Kediri akan menyesuaikan keputusan DPP, termasuk bila ada tambahan gerbong baru.

Ace Hasan Syadzily Dipercaya jadi Ketua Panja BPIH Tahun 2022/1443

Previous article

Sukses, Rakorda MPO Golkar Kaltim dihadiri 9 Kabupaten dan Kota

Next article

You may also like

Comments