DPD GOLKAR

Terpilih Aklamasi, Rahmaddian Ketua Golkar Medan Target Menang Pemilu 2024

0
Rahmaddian Shah terpilih aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan.

Berita Golkar – Rahmaddian Shah terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan dalam Musyawarah Luar Biasa (Musdalub).

Dia terpilih aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon yang muncul pada Musdalub tersebut.

Usai terpilih, Rahmaddian langsung memasang target tinggi pada Pemilu 2024 mendatang yakni menjadi pemenang suara terbanyak di Kota Medan.

“Saya juga telah mengatakan kepada seluruh ketua PK agar bekerja sama dan sama-sama bekerja dan mari kita menjadikan Golkar ini menjadi partai pemenang di 2024 nantinya,” ujar Rahmaddian dikutip wartawan, Senin (7/11).

Baca Juga :  Raih Banyak Suara pada Pemilu 2024, Sarmuji Bakar Semangat Caleg Golkar Malang Raya

Selain target menjadi pemenang di Pemilu 2024, sosok yang akrab disapa Dian ini juga mengaku akan menjadikan kader partai mereka sebagai kader terbanyak dari seluruh daerah di Sumatera Utara.

Menurutnya, target 316 ribu KTA yang disampaikan oleh pengurus DPD Golkar Sumatera Utara merupkaan target yang tidak sulit untuk diraih.

“Saya berjanji di ulang tahun Golkar tahun depan, jumlah kader Golkar Medan akan menjadi yang teratas dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumut,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah dalam kesempatan itu juga mengucapkan selamat kepada Rahmaddian Shah.

Baca Juga :  Optimis Raih Kursi Terbanyak di DPRD, Golkar Tapanuli Selatan Daftarkan 35 Bacaleg ke KPU

Menurutnya, ke depan Dian harus melakukan konsolidasi dan lain sebagainya.

“Kita semua punya target politik. Jadi harus kejar target tersebut. Tarik semua orang yang punya potensi. Rangkul kembali semua agar tidak ada permusuhan,” katanya.

Ijeck juga bersyukur Musdalub ini berjalan dengan lancar, aman tenteram dan secara aklamasi.

Aklamasi ini bukan bertarti tidak mengedapakan demokrasi dan tidak membolehkan calon lain. Melainkan musyawarah ini dilakukan supaya tidak jadi pertarungan.

“Dan saya tetap ingatkan agar jangan untuk meraih kemenangan tetap jangan pakai politik fitnah hasut dan lain sebagainya. Kita harus tetap jaga keutuhan bangsa ini,” pungkasnya.