BERITALEGISLATIF

Tim Kunlap dipimpin Meutya Viada Hafid Resap Aspirasi Nakes TNI

0
Foto - Komisi I DPR RI melakukan kunjungan lapangan (kunlap) ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet untuk penanganan Covid-19 di Kemayoran, Tim Kunlap dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid/NET

Berita Golkar – Komisi I DPR RI melakukan kunjungan lapangan ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet untuk penanganan Covid-19 di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021).

Tim diterima langsung oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI sekaligus Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad), Dudung Abdurachman dan Koordinator RSD Covid-19 Wisma Atlet Mayjen Tugas Ratmono.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid mengatakan, kunjungan ini dalam rangka menyerap masukan dan aspirasi terkait sejauh mana kesiapan beserta fasilitas kesehatan RSD Wisma Atlet dan 109 RS darurat lainnya yang telah disiapkan TNI sebagai bagian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Bagaimana kesiapan RS Darurat Wisma Atlet maupun RS TNI apa kurang lebih kebutuhan yang dapat kami bantu dari sisi fungsi pengawasan dan anggaran. Masukan ini akan menjadi tambahan isu yang akan dibahas bersama Kementerian Pertahanan,” kata Meutya.

Baca Juga :  Tingkatkan Industri Bernilai Tambah, Menko Airlangga: Pemerintah dorong Kemitraan Saling Menguntungkan

Meutya mengatakan TNI juga mengemban tugas pokok dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Sebagai bagian dari tugas OMSP, maka peran TNI dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sangatlah krusial.

Untuk itu, Komisi I DPR RI sepakat bahwa peran TNI terutama dalam percepatan penanggulangan Covid-19 ini perlu mendapatkan dukungan anggaran.

“Memang kondisi biaya ideal yang kita harapkan belum tentu semua akan tercapai, tetapi kami akan berusaha agar aspirasi bapak-bapak bisa diakomodir dan mendapatkan kejelasan,” imbuh politisi Partai Golkar itu.

Baca Juga :  Zainudin Amali Apresiasi Terapan Protokol Kesehatan Kompetisi IBL 2021

Sebelumnya, Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Dudung Abdurachman menyampaikan hingga saat ini, terdapat 2865 tenaga kesehatan di mana 7 persen di antaranya berasal dari TNI AD, TNI AU dan TNI AL.

Sementara ada 133 tenaga non nakes dan sebanyak 461 pasukan pengamanan TNI – Polri yang aktif di RS Darurat Wisma Atlet.

Adapun, tingkat hunian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, yakni 58,49 persen.

Penurunan itu lantaran banyak pasien Covid-19 bergejala ringan dan sedang yang dipulangkan. Kendati demikian, tenaga kesehatan tetap disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

You may also like