BERITALEGISLATIF

Wakil Ketua Komisi X DPR RI F-Golkar Pastikan Guru Honorer divaksinasi Covid-19

0
Foto - Wakil Ketua Komisi X DPR RI FPG He­tifah Sjaifudian./NET

Berita Golkar – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, He­tifah Sjaifudian, meminta Pemerintah memastikan guru honorer juga mendapat­kan vaksinasi Covid-19 demi menghindari terjadinya pem­bedaan status dalam dunia pendidikan.

Apalagi, seba­nyak 5,8 juta pendidik dan kependidikan mendapatkan prioritas vaksinasi pada tahap kedua.

“Jangan sampai terjadi pem­bedaan status, karena semua sama-sama langsung bertatap muka dengan masyarakat. Data Pokok Pendidikan (Da­podik) harus akurat, jangan sampai ada yang tidak menda­patkan karena permasalahan administrasi,” ujar Hetifah dikutip dari salah satu media pemberitaan, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga :  Edwin Senjaya Terpilih Aklamasi Di Musda Partai Golkar Bandung

Ia berharap dengan mulai berjalannya vaksinasi, maka belajar tatap muka bisa se­gera berjalan normal. Sebab, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sudah berlangsung se­tahun ini akibat pandemi Covid-19 menimbulkan banyaknya kesenjangan.

Meski begitu, Hetifah meng­ingatkan agar segenap guru, dosen dan tenaga kependidi­kan tetap harus menjalankan protokol kesehatan, seperti melalui sistem sif, menjaga jarak meja dan wajib meng­gunakan masker bagi masy­arakat luas.

Hetifah juga berharap orang tua dan institusi pendidikan terus menerapkan protokol kesehatan. Terakhir, ia menekankan seluruh stakeholder terus memantau per­kembangan program vaksi­nasi.

Baca Juga :  Christina Tanyakan Sikap Kemenlu Soal Pengungsi Rohingya di Indonesia

“Komisi X DPR RI menging­atkan seluruh jajaran stake­holder terus melihat per­kembangan. Kita lihat bebe­rapa bulan ke depan, bagai­mana efektivitas vaksin ini dalam menghambat penye­baran virus. Semoga semua berjalan lancar,” terang Politisi Partai Golkar itu.

Sekadar diketahui, Pemerin­tah mulai melakukan vaksi­nasi pada Rabu (24/2) di SMAN 70 Jakarta. Vaksinasi tersebut diharapkan rampung pada Juni 2021 dan pada Juli 2021 kegiatan belajar mengajar sudah bisa digelar tatap mu­ka.