EKSEKUTIF

Wamendag Jerry Tanggapi Panic Buying dan Kelangkaan Minyak Goreng

0
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Berita Golkar – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga memberi tanggapan kelangkaan dan panic buying, atau memborong semua minyak goreng oleh masyarakat.

Wamendag Jerry Sambuaga memberikan tanggapan, pemerintah menjamin ketersediaan minyak goreng, terkait panic buying yang dilakukan masyarakat.

“Pemerintah menjamin ketersediaan minyak goreng,” ucap Wamendag pada Selasa, 1 Februari 2022 seperti dikutip melalui salah satu pemberitaan pada media online.

Menurut Wamendag Jerry Sambuaga, panic buying masyarakat terhadap minyak goreng dapat menyebabkan kelangkaan.

“Jadi saya berharap, fenomena habisnya minyak goreng, di berbagai toko peritel tidak terjadi lagi,” lanjut Wamendag.

Baca Juga :  Haul Pondok Buntet, Airlangga Minta Doa Agar Mampu Jaga Tren Positif Perekonomian

Jerry Sambuaga memberi tanggapan, pihaknya mengajak Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) menggelar pasar murah untuk mendorong sinergi stakeholder soal kebijakan minyak goreng.

Pasar murah tersebut menjual minyak goreng Rp14.000 per liter sebanyak 1.420 liter dan paket bahan kebutuhan pokok lain, di Pasar Raya I Salatiga, Jawa Tengah.

“Intinya adalah dorongan agar setiap stakeholder bersinergi, berkolaborasi sehingga seluruh masyarakat diuntungkan,” ucap Jerry Sambuaga.

Sementara itu, kegiatan pasar murah tersebut juga ditinjau oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga stabil, agar tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Kegiatan di Rumah Ibadah Selama Ramadhan Dibolehkan

“Jadi semua pihak diuntungkan,” ucap Airlangga Hartarto pada Selasa, 1 Februari 2022.

Menurut Airlangga Hartarto, pemerintah menjamin ketersediaan dan harga stabil terkait minyak goreng tersebut agar semua pihak diuntungkan.

“Pengusaha, pekerja, pedagang dan semua pihak yang terlibat, dalam industri minyak goreng diuntungkan dengan harga bagus,” lanjutnya.

Selain itu, fenomena kenaikan harga minyak goreng akhir-akhir ini, juga diharapkan tidak mengganggu konsumsi masyarakat.

“Sementara masyarakat, tidak terganggu suplainya (minyak goreng) dan harga juga tetap terjangkau,” lanjut Airlangga Hartarto.