EKSEKUTIF

Airlangga Terima Laporan Opini WTP ke-15 dari BPK untuk Kemenko Perekonomian

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Anggota II BPK Daniel Lumban Tobing. 

Berita Golkar – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Kemenko Perekonomian.

Airlangga mengaku, opini WTP dari BPK untuk Kemenko Perekonomian ini merupakan kelima belas kalinya sejak 2008.

“Alhamdulillah tadi kami sudah menerima laporan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kami apresiasi memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Ini adalah WTP ke-15 sejak tahun 2008,” tutur Airlangga, saat menerima penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK di selasar Loka Kretagama Kemenko Perekonomian, Jumat (11/7/2023).

Menko Perekonomian menegaskan, pihaknya selalu berkomitmen untuk menghasilkan output dan outcome kebijakan yang berdampak positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Airlangga Sebut Golkar Fokus Sektor Pendidikan dan Kesehatan Sambut Bonus Demografi

Untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan tugas tersebut, Kemenko Perekonomian juga selalu mengedepankan akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Sebagai bentuk pelaksanaan komitmen dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2022, Kemenko Perekonomian telah melaksanakan penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan yang berlaku.

Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan, Opini WTP menunjukkan informasi keuangan yang disajikan dalam Laporan Keuangan Kemenko Perekonomian telah disajikan dengan wajar.

Khususnya mencakup empat hal, yaitu kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian internal.

“Tentu saya berharap agar seluruh jajaran Kemenko Perekonomian tidak hanya mengejar opini WTP tetapi juga meningkatkan praktik tata kelola pemerintahan yang baik dan juga terus melakukan perbaikan serta berkesinambungan,” ujar Airlangga.

Baca Juga :  Kemenko Perekonomian bersama Airlangga Hartarto Miliki Opini WTP BPK 15 Kali Berturut-Turut

Menko Perekonomian menegaskan, opini WTP harus dipertahankan dengan mendorong pengembangan sistem pengendalian internal yang memadai serta penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) di lingkungan Kemenko Perekonomian.

“Untuk itu saya selalu menyambut baik catatan dan temuan, dan kami beserta seluruh jajaran berkomitmen untuk menindaklanjuti laporan keuangan tersebut,” tegas Menko Airlangga.

Tim Pemeriksa BPK telah melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kemenko Perekonomian sejak Januari hingga Mei. BPK memberikan opini WTP atas laporan keuangan tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK terhadap Laporan Keuangan Kemenko Perekonomian Tahun 2022 ini, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Selamat Pak Menko beserta jajarannya,” ujar anggota II BPK Daniel Lumban Tobing.