BERITAEKSEKUTIF

Airlangga Hartarto: Vaksin Covid-19 Harus Seiring dengan Protokol Kesehatan

0
Foto - Airlangga Hartarto Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan juga sebagi Ketua Umum Partai Golkar/NET

Berita Golkar – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyampaikan, Pemerintah akan memulai pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat.

Ketua Umum Partai Golkar ini juga menyampaikan vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan di Tanah Air harus tetap diimbangi dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat.

“Bapak Presiden tentu berharap bahwa kegiatan vaksinasi maupun kedisiplinan masyarakat itu harus berjalan seiring, karena seluruhnya itu dengan vaksinasi tetap kedisiplinan masyarakat itu harus tetap dijaga,” ujarnya, Selasa (5/1/2021).

Airlangga juga terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Gaya hidup tersebut, kata Airlangga, belum akan berakhir. Sebab, vaksinasi tanpa diimbangi kedisiplinan 3M dinilai akan mubazir.

Baca Juga :  Barisan Muda Kosgoro 1957 Gelar Kegiatan Orientama

“Dengan vaksinasi, disiplin tetap perlu, karena Covid-19 ini masih ada di global. Pandemi global ini belum berakhir,” ucap Airlangga.

Ia menambahkan program vaksinasi yang akan berjalan 15 bulan untuk 182 juta rakyat Indonesia itu tetap memerlukan waktu agar bisa efektif memberikan imun.

Sementara, Airlangga menyatakan pihaknya terus mengoptimalisasi tempat tidur di rumah sakit di seluruh Indonesia. Hal ini untuk menampung penambahan pasien Covid-19.

“Pemerintah pusat akan melakukan realokasi perawatan di rumah sakit-rumah sakit, di mana alokasi untuk penanganan Covid-19 ditingkatkan menjadi 30 persen dan Pak Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin) akan mempersiapkan hal itu,” ungkapnya.

Penambahan tenaga kesehatan (nakes) dari Kementerian Kesehatan juga menjadi fokus pemerintah. Terutama peningkatan jumlah perawat.

“Targetnya 10 ribu (tenaga kesehatan) dengan terutama peningkatan perawat sejumlah 7.900 orang dari 141 fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Golkar Tetap Komitmen Mendukung Machfud Arifin Pada Pilkada Surabaya 2020

Pemerintah juga mendorong penguatan implementasi tata laksana protokol kesehatan Covid-19, terutama di fasilitas kesehatan nonrujukan. Juga diperlukan penerapan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) secara tepat sasaran.

“Pemerintah terus mendorong peningkatan daripada surveillance, baik itu tes, lacak, maupun isolasi,” kata Airlangga.

Selain itu, pemerintah juga akan terus memantau perkembangan pasca libur Natal dan Tahun Baru. “Pemerintah akan mengevaluasi dalam dua minggu ke depan, karena memang dengan adanya Natal (dan) Tahun Baru liburan, seperti liburan-liburan sebelumnya itu biasanya dimonitor dalam dua minggu ke depan.

Peningkatan disiplin di berbagai tempat itu terus dimonitor, baik itu di tempat kerja maupun di tempat kegiatan-kegiatan ekonomi,” pungkasnya.

Ketua KPC-PEN: Vaksinasi Covid-19 Bisa Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 5%

Previous article

Jerry Sambuaga: Tingkatkan Sosialisasi Bursa Berjangka Komoditas di Kalangan Muda

Next article

You may also like

Comments