LEGISLATIF

DPD Golkar Maluku Targetkan Kursi Pimpinan DPRD pada Pemilu 2024

0
Wakil Ketua DPD Golkar Maluku Ely Toisuta.

Berita Golkar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Maluku menargetkan di Pemilu Februari 2024 mendatang, merebut kursi pimpinan DPRD Maluku.

Politisi Golkar Ely Toisutta akui mesin politik partainya telah dipanaskan.

Selain pihaknya akan bekerja keras memenangkan Ketum Golkar Airlangga Hartarto di Pilpres, DPD Golkar Maluku bertekad rebut kursi ketua DPRD Maluku, Karpan, Ambon.

Terkait kerja-kerja DPD I Golkar Maluku menghadapi pesta demokrasi, Wakil Ketua DPD Golkar Maluku Ely Toisuta ngaku, mesin partai telah dipanaskan.

Baca Juga :  Permasalahan Depo Plumpang, Nusron Wahid: Pertamina Harus Cari Penyelesaian Jangka Panjang

Bukan saja itu, pembahasan terkait keterwakilan perempuan dari Golkar menuju kursi DPRD Provinsi Maluku juga sudah dibahas di internal partai.

“Termasuk saya, masuk dalam daftar calon keterwakilan perempuan dari Partai Golkar Maluku yang akan maju bertarung di Pileg Provinsi Maluku 2024 mendatang,” terang Ely Toisutta kepada wartawan, Rabu (15/3).

Dia menjelaskan di internal Golkar, jika terdapat 10 kader diutus guna bertarung di Pileg Provinsi, dari jumlah tersebut minimal tiga sampai empat bakal calon harus dari keterwakilan perempuan.

Terkait kesiapan dirinya menuju Pileg 2024 Ketua DPRD kota Ambon ini menyatakan telah siap.

Walau pertarungan legislatif tingkat provinsi relatif menguras sumber daya dibanding Pileg tingkat Kabupaten/Kota.

Baca Juga :  70 Persen Napi Kasus Narkoba, Andi Rio Padjalangi Minta Rehabilitasi Diutamakan dengan Catatan

Dia menjelaskan setelah dua periode di DPRD Kota Ambon, dan digadang-gadang sebagai bacaleg tingkat Provinsi Maluku, maka kesiapan dirinya bertarung harus lebih massif.

“Tentu saja akan membutuhkan energi yang besar dan gencar melakukan sosalisasi di masyarakat Maluku,” aku Ely.

Namun begitu politisi yang satu ini akui dari 200 persen yang diusulkan partainya, 100 persennya belum diputuskan.

Disebabkan seleksi dan pengisian persyaratan harus dipenuhi lebih dulu.

Apalagi, ingat dia, kebanyakan bacaleg untuk tingkat Provinsi Maluku lebih banyak orang baru.

Walau pada prinsipnya, dia juga berharap banyak perempuan akan terpilih di Pileg 2024 nanti.