DPD GOLKAR

Golkar Jabar Instruksikan Kader Sigap Bantu Masyarakat di Garut

0
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Tb Ace Hasan Syadzily saat menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis, (21/7/22).

Berita Golkar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Politik Golongan Karya (Golkar) Provinsi Jawa Barat menginstruksikan seluruh kader untuk sigap membantu masyarakat yang menjadi korban banjir di Kabupaten Garut guna meringankan beban warga terdampak dari bencana.

“Kami menginstruksikan kepada seluruh kader Partai Golkar untuk lebih sigap dan tanggap apabila terjadi bencana, terutama di daerah terdampak,” kata Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Tb Ace Hasan Syadzily saat menyalurkan bantuan sembako kepada korban banjir di Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis, (21/7/22).

Ia menuturkan, seluruh kader Partai Golkar tidak boleh diam, tetapi harus cepat bergerak apabila ada masyarakat di daerahnya membutuhkan bantuan dampak dari bencana alam.

Kader juga, kata dia, harus terbiasa menghadapi bencana dan peduli dengan selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kader-kader Partai Golkar ketika melihat bencana harus memiliki kepedulian, dan hadir di masyarakat,” kata anggota DPR RI itu.

Ace bersama jajaran DPD Partai Golkar Jabar maupun Kabupaten Garut turun langsung menyerahkan bantuan paket sembako dan barang bukan pangan lainnya yang dibutuhkan masyarakat korban banjir.

Baca Juga :  Bansos dan BLT, Golkar: Pertahankan Daya Beli Masyarakat

Menurut dia, bantuan berupa sembako, selimut, dan lain-lainnya akan bermanfaat bagi mereka yang mengungsi dampak dari bencana banjir bandang.

“Bantuan sembako bagi masyarakat karena kami mendapatkan laporan ada masyarakat yang mengungsi dan di tempat mereka butuh sarung, selimut dan lain-lain yang memang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, kader Partai Golkar yang saat ini duduk di legislatif seperti di DPR RI akan berjuang membantu masyarakat untuk membahas dan mencari solusi dengan pemerintah.

“Saya kira sementara ini keperluan sifatnya darurat bencana, selain darurat bencana itu tadi kita ingin mencari solusi terbaik dalam penanggulangan bencana,” katanya.