DPD GOLKAR

Golkar Surabaya Kenalkan Milenial Cara Asik Berpolitik

0
Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni.

Berita Golkar – Cara berpolitik asyik yang diterapkan Golkar Surabaya, kini menggoda para milenial di Kota Pahlawan ini.

Bahkan, sejumlah kaum muda Surabaya mulai tertarik bergabung dengan partai berlambang Beringin itu, begitu pun dengan influencer.

“Kami ingin terus mengembangkan berpolitik asyik. Politik riang gembira. Tidak bikin semua orang ketakutan,” ungkap Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni kepada wartawan, Senin (18/7/2022).

Berpolitik asyik ala Golkar ini, adalah untuk menjalankan pengabdian kepada masyarakat penuh dengan suka cita dan riang gembira.

Partai sepanjang zaman ini, disebut siap memberikan pesan-pesan politik dengan pendekatan menyenangkan.

“Pesan politik akan kami sampaikan dengan fun melalui akun medsos (Media sosial, red) kami. Semuanya akan kami sampaikan dengan fun, jauh dari fitnah dan intrik politik yang saling menjatuhkan,” urai Cak Toni, sapaan akrab Arif Fathoni.

Baca Juga :  Golkar Brebes Gelar Konsolidasi & Silaturahmi dengan Golkar Jateng

Apalagi di era digitaliasi seperti saat ini, medsos menjadi kekuatan tersendiri. Cara berpolitik asyik ala Golkar ini, akhirnya menggoda Aan, pengusaha milenial yang tertarik dengan Golkar.

Begitu juga dengan influencer Kartuji, YouTuber dengan banyak pengikut itu mengaku sudah mantap bergabung dengan Golkar.

“Era saat ini memang menuntut kami terus bertransformasi demi melayani masyarakat,” kata Cak Toni.

Mantan jurnalis dan pengacara muda ini, menyebut ingin memberikan pendidikan politik kepada masyarakat bahwa ber-Golkar itu asyik.

Baca Juga :  Golkar Sumedang Gelar ToT E-KTA di Desa Cikahuripan

Artinya, menjadikan Partai Golkar sebagai jembatan pengabdian kepada masyarakat luas secara riang gembira.

Cak Toni melanjutkan, politik tidak boleh menakutkan agar pemilih milenial senang. Apalagi pemilih ini jumlahnya melimpah pada Pemilu 2024 nanti.

“Komposisi caleg kami, 80 persen pengurus DPD Partai Golkar Surabaya. Sisanya 20 persen untuk putra terbaik bangsa. Utamanya anak muda,” jelasnya.

Menurut Cak Toni, ada bonus demografi bangsa saat ini. Sebanyak 64 persen pemilih dalam Pemilu 2024 nanti adalah pemilih pemula.

Mereka akan memilih caleg berdasarkan rekam jejak pengabdian di tengah masyarakat. Jejak itu sangat mudah dilihat di era digital begini.

You may also like