LEGISLATIF

Legislator Golkar: Atasi Teroris Papua Tidak Hanya Beban TNI

0
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi.

Berita Golkar – Anggota Komisi I DPR, Bobby Adhityo Rizaldi menegaskan, penanganan teroris Papua alias Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak bisa cuma dibebankan kepada TNI.

Tapi, harus dikerjakan secara sinergitas antar-lembaga.

Hal itu disampaikan Bobby menyusul pesan Presiden Joko Widodo terhadap Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono untuk bersikap tegas kepada teroris Papua.

“Penanggulangan aksi terorisme di Papua bukan hanya tanggung jawab Panglima TNI saja, tapi multi pemangku kepentingan bersama instansi lain. Baik kementrian dan lembaga-lembaga dan juga aparat penegak hukum lainnya,” kata Bobby saat dihubungi wartawan, Senin (20/12).

Baca Juga :  Ace Hasan: Fraksi Golkar DPRD Jabar Kawal Program Kesejahteraan Rakyat

Menurutnya, pesan yang disampaikan Jokowi kepada Yudo merupakan langkah terbaik demi mengurangi pertumbuhan darah di Bumi Cendrawasih.

“Yang dimaksud Presiden saya rasa adalah evaluasi atas pelibatan TNI dalam operasi pengamanan di Papua selama ini, agar lebih efektif mencegah terjadinya pembunuhan brutal dari teroris baik pada masyarakat atau aparat,” tambahnya.

Dia berharap, pendekatan humanis terus digencarkan Yudo sebagaimana keberhasilan yang telah dilakukan Jenderal Andika Perkasa.

“Apakah menambah intensitas patroli, atau pengerahan satuan yang memiliki kemampuan khusus lebih banyak. Bisa juga strategi pendekatan teritorial dan sebagainya,” tutur politisi partai Golkar itu.

Baca Juga :  Nurul Arifin: Fraksi Golkar Dukung Pengesahan RUU TPKS Jadi Undang-Undang

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengingatkan Yudo perihal kebrutalan teroris Papua.

“Saya kira baik pendekatan humanis baik, pengurangan prajurit TNI di Papua itu baik, tetapi harus tegas di sana KKB selalu berbuat seperti itu, ya tidak akan selesai-selesai masalahnya,” tegas Jokowi usai melantik Yudo sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, (19/12).

Sebab, sampai kapanpun Papua adalah bagian dari Indonesia.

“Saya sudah pesankan kepadanya (Yudo) untuk pertama menjaga kedaulatan NKRI,” sambung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.