LEGISLATIF

Legislator Golkar Minta Kapolri Tambah Personel ke Wilayah Rawan Konflik Papua

0
Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi.

Berita Golkar – Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi turut berduka cita atas tewasnya seorang anggota Brimob Polri Bripda Diego Rumaropen di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, akibat dianiaya orang tak dikenal (OTK).

Legislator Partai Golkar itu meminta Kapolri dapat menambah jumlah personel yang bertugas ke wilayah rawan konflik di Papua.

“Penambahan personel sangat diperlukan, aparat yang ditugaskan harus seimbang dengan luas wilayah dan ancaman teror. Selain masyarakat, keamanan dan keselamatan anggota Polri harus menjadi salah satu prioritas di tengah ancaman OTK atau KKB yang tidak mengenal waktu,” kata Andi Rio kepada wartawan, Kamis (23/6)

Baca Juga :  Safari Sembako Melchias Mekeng dan Rekonsiliasi Batin Pasca Musda Golkar Flotim

Andi Rio mendorong agar fungsi intelijen di institusi Polri dan pihak terkait lainnya dapat lebih dimaksimalkan dengan tetap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Sehingga tidak ada lagi anggota yang bertugas dengan keterbatasan personel yang dapat membahayakan keselamatan.

“Jangan sampai peristiwa ini terulang kembali dan memakan korban jiwa, jika ingin membantu warga, maka seluruh personel yang bertugas harus seluruhnya terjun bukan hanya dua personel,” ujarnya.

Baca Juga :  Ace Hasan Apresiasi Pemerintah Arab Beri Izin Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu mendorong pemerintah untuk dapat melakukan pendekatan persuasif kepada para tokoh agama, masyarakat serta adat dalam menyelesaikan konflik di tanah papua.

Langkah itu dinilai sangat penting demi terwujudnya situasi yang kondusif.

“Kita ingin papua kembali tenang, aman dan damai. Jangan sampai konflik ini berkepanjangan dan akan berdampak pada berbagai sektor, Negara tidak boleh kalah oleh kelompok OTK dan KKB,” pungkasnya.