LEGISLATIF

Legislator Golkar Minta Pemkab Prioritaskan Pembangunan Ekonomi di Blora

0
Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten Blora, Siswanto.

Berita Golkar – Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten Blora, Siswanto mengapresiasi kinerja Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati dalam pencapaian infrastruktur.

Politisi Golkar tersebut berharap selain infrastruktur ke depan prioritas pembangunan ekonomi menjadi konsen Pemkab Blora.

“Hari ini kondisi infrastruktur di Kabupaten Blora sudah beranjak bagus, karena pada saat 2020 kemarin kondisi infrastruktur khsususnya jalan baru sekitar 37 persen,” ungkap Siswanto di ruang lobi DPRD Blora, Kamis, (19/1/23).

Baca Juga :  Diyakini Tepat Sasaran, Legislator Golkar Dukung Gunakan KTP untuk Pembelian Gas LPG 3 Kg

Menurut Siswanto yang juga Ketua DPD Golkar Blora tersebut pencapaian sudah 60 persen dalam kondisi baik.

Sehingga atas prestasi Bupati Blora, Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati dalam memimpin Blora dalam rangka mewujudkan infrastruktur baik.

Lebih lanjut ia menilai karena infrastruktur yang baik akan mempermudah perekonomian, transporasi dan sebagainya,sehingga perputaran ekonomi akan semakin cepat dan lancar.

“Dengan adanya fokus dibidang Infrastruktur maka ditahun 2023 ini bisa 70 persen, dengan demikian fokus kita hanya tinggal perawatan,” pintanya.

Baca Juga :  Legislator Golkar Optimistis Inovasi Pembayaran Digital Majukan UMKM

Selama ini diketahui, lanjut kata Siswanto fokus kita pembangunan jalan, besok kedepan kita tinggal perawatan sehingga kedepan berbicara prioritas ekonomi.

Misalnya bagaimana meningkatkan ekonomi, adanya kawasan peruntukan industri di wilayah Tunjungan, Todanan yang selama ini sudah direncanakan.

Dengan adanya perda peruntukan kawasan industri itu akan bisa terwujud jika kita bisa berfikir bagaimana meningkatkan sumber tenaga kerja.

Kembali Siswanto mengajak bersama sama memperbanyak investasi di Kabupaten Blora. Apalagi akan beroperasi bandara Insha Allah akan naik lagi.

“Ke depan orang bekerja makin banyak, pengangguran sedikit, tingkat perekonomian naik, angka kemiskinan turun,” harapnya.