BERITA

Soal Bakal Ada Kecurangan di Pemilu, Nusron Wahid: Kok Ada Ketakutan Bertanding Sebelum Pertandingan

0
Politikus Partai Golkar Nusron Wahid sekaligus Sekretaris di Tim TKN Prabowo-Gibran.

Berita Golkar – Politikus Partai Golkar Nusron Wahid sekaligus Sekretaris di Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengatakan adanya ketakutan sebelum bertanding dari pihak lawan.

Ia menilai, pihak lain seakan-akan sudah membuat kesimpulan terlebih dahulu, jika pihaknya menang dipastikan akan ada kecurangan.

“Pertama-tama saya melihat ini kok ada ketakutan bertanding sebelum pertandingan dimulai, seakan-seakan sudah menjustifikasi kalau nanti kita menang dipastikan curang, inikan sebetulnya orang atau mental yang tidak siap bertanding,” ucap Nusron Wahid di Indonesia Lawyers Club (ILC) dikutip Jumat, 17 November 2023.

Baca Juga :  Hetifah Sjaifudian Apresiasi Airlangga Hartarto sebagai Tokoh Penggerak Zakat Nasional

Jika kita bicara kriminal, ada dalil yang mengatakan bahwa, didalam kita menuduh tuduhan tindakan tindakan kriminal Pak Karni tau, bukti-bukti itu harus lebih terang dari pada cahaya.

Padahal, menurutnya, demokrasi itu memang kompetisi, dan kompetisi itu memang harus siap bertanding.

“Jadi seakan-akan jangan dibuat framing, jangan dibuat propaganda kalau nanti kemudian Prabowo Gibran menang 51 persan atau 50 koma misal dipastikan ada kecurangan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Mafia Perdagangan Orang, Yahya Zaini Usul Bentuk Payung Hukum Khusus

Ia juga mengatakan bahwa kecurangan itu adalah tindakan kriminal, semua orang sepakat bahwa tindakan kecurangan itu adalah kriminal yaitu, bentuk tindak pidana.

“Jika kita bicara kriminal, ada dalil yang mengatakan bahwa, didalam kita menuduh tuduhan tindakan tindakan kriminal Pak Karni tau, bukti-bukti itu harus lebih terang dari pada cahaya,” ucapnya.

“Jadi yang menuduh orang curang itu, mohon maaf kata, tidak bisa dengan menggunakan dengan kata-kata ‘katanya’ saya mendapatkan informasi, itu namanya tidak terang, jangankan cahaya lilin pun tidak disitu,” lanjutnya.