BERITALEGISLATIF

PSBB Transisi DKI Diperpanjang Lagi, Golkar Minta Ganjil Genap Dievaluasi

0
Ilustrasi pengendara memasuki kawasan ganjil genap di DKI Jakarta.

Berita Golkar –  Gubernur DKI Anies Baswedan kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga 27 Agustus. Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov juga mengevaluasi kebijakan ganjil genap.

“Semoga terkait ganjil genap juga ada hasil monitoring dan evaluasi apa berpotensi menjadi klaster penyebaran COVID-19. Kalau iya kami minta segera dihentikan,” kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan kepada wartawan, Jumat (14/8/2020).

Judistira juga meminta kepada Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan peran Gugus Tugas di masing-masing RW dan melibatkan tokoh agama dalam mengedukasi masyarakat terkait wabah virus Corona.

Dalam hal ini, kata dia, masyarakat perlu diedukasi mengenai pemahaman 3 M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak.

Baca Juga :  Dave Laksono Terpilih jadi Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Periode 2021-2026

“Gugus Tugas Tingkat RW dan tokoh masyarakat juga tokoh agama, kita harapkan juga dapat berperan dalam mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya 3 M,” katanya.

Selain itu, Golkar mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang meniadakan kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau yang dikenal dengan car free day (CFD). CFD dinilai berpotensi menimbulkan kerumunan dan bisa menjadi sumber penularan virus Corona.

“Usulan kami agar CFD ditunda sudah dilaksanakan dan kami apresiasi,” ujar Judistira.

Perpanjangan PSBB transisi dimulai pada 14 Agustus hingga 27 Agustus 2020. Ini merupakan perpanjangan PSBB transisi keempat yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga :  Ketua Komisi XI Dito Optimistis Perekonomian pada 2022 akan Membaik

Gubernur Anies mengatakan angka positivity rate di Jakarta selama satu minggu ini sebesar 8,7 persen. Namun, kata Anies, apabila diakumulasi, angkanya berada pada 5,7 persen. Angka tersebut masih di atas standar aman WHO, yakni 5 persen.

“Dengan mempertimbangkan segala kondisi, setelah kami berkonsultasi dengan pakar kesehatan khususnya epidemiolog, dan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda pada sore tadi, kami memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB Masa Transisi di fase pertama ini untuk keempat kalinya hingga tanggal 27 Agustus 2020,” ujar Anies dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8).

Sumber

Lewat Lomba Foto, Golkar DKI Menyemangati Warga di Tengah Pandemi

Previous article

Golkar Pastikan Usung Herman-Tb Mulyana Di Pilkada Cianjur

Next article

You may also like

Comments