LEGISLATIF

Riskon Nilai Bantuan Pemerintah Mampu Turunkan Angka Putus Sekolah

0
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah.

Berita Golkar – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah menilai, bantuan dari pemerintah di bidang pendidikan akan mampu menurunkan angka putus sekolah.

Kemudian dalam jangka panjang ujar Riskon yang juga anggota Fraksi Golkar ini, bantuan itu juga bisa dianggap sebagai investasi untuk kemajuan daerah dengan tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup untuk memenuhi kebutuhan SDM daerah.

“Tentu juga akan mengurangi resiko beban pemerintah terhadap kemiskinan dan pengangguran. Secara prinsip Fraksi Golkar mendorong Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang bantuan pendidikan kepada masyarakat tidak mampu yang saat ini tengah dibahas sebagai bagian dari ikhtiar serius dari Pemerintah Daerah,” ujarnya, Rabu (27/07).

Baca Juga :  Nusron Wahid Minta Peningkatan Sistem Pelayanan dan Kapasitas SDM di Kementerian Investasi

Untuk memberikan rasa keadilan, akses kepada masyarakat Kotim secara luas dan untuk mendapat pendidikan dengan tidak terkecuali kepada seluruh masyarakat.

“Hanya saja Fraksi Golkar perlu mengingatkan dalam penyusunan Raperda nanti perlu memperhatikan kriteria dan ketentuan serta kepastian manfaat, sehingga tidak bias kepentingan dan betul-betul mendapat tepat sasaran,” tegasnya.

Sebagai salah satu contoh tambah Riskon, prioritas adalah peserta didik dari jenjang pendidikan SMA/SMK/sederajat baik negeri maupun swasta dengan latar belakang keluarga tidak mampu yang tidak terakomodir dalam program bantuan pemerintah yang sama seperti KIP (Kartu Indonesia Pintar).

Baca Juga :  Cegah PMK, Golkar Bagikan Langsung 93 Sapi dan 48 Kambing Kurban

“Di samping itu juga pada Tingkat Perguruan Tinggi diberikan kepada mahasiswa dari keluarga tidak mampu namun memiliki prestasi akademik yang baik dan dipastikan tercatat sebagai penduduk Kabupaten Kotim,” pungkasnya.

NIK jadi Pengganti NPWP, Legislator Golkar Minta Edukasi Secara Masif

Previous article

Menko Airlangga: Program Kartu Prakerja Terbukti Efektif dan Inklusif

Next article

You may also like

Comments