DPD GOLKAR

Golkar DKI Targetkan 20 Kursi di DPRD DKI Pada Pileg 2024

0
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar.

Berita Golkar – Partai Golkar DKI Jakarta menetapkan target akan merebut tidak kurang dari 20 kursi keanggotaan pada Pemilu Legislatif tahun 2024 mendatang.

Untuk itu, fungsionaris dan seluruh jajaran kepengurusan DPD Golkar DKI terus melakukan konsolidasi internal dari tingkat provinsi hingga ranting terbawah yakni kelurahan.

“Kami juga melakukan persiapan dengan para kader-kader fungsionaris yang nanti menjadi kader bakal calon legislatif. Setelah itu kami akan melakukan berbagai seleksi, sampai nanti mereka menjadi anggota legislatif yang kami pilih untuk mewakili dapilnya masing-masing,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar di Jakarta, Kamis (17/2/2022).

Baca Juga :  Golkar Jatim Minta PPKM Sudah Dicabut Sebelum Ramadan 1443 H

Dia meyakini Golkar akan meraih kemenangan jika para kader mampu menyatukan kekuatan. “Kalau kami sebetulnya menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan kursi, tapi kalau bisa mendekati 20 kursi,” ujar Zaki yang juga menjadi Bupati Tangerang ini.

Dalam kesempatan yang sama, Zaki menyebut Partai Golkar selalu terbuka bagi seluruh elemen masyarakat.

Proses rekrutmennya caleg juga terus berjalan, bahkan sudah ada 200 lebih orang kader yang ingin memperebutkan 106 kursi di DPRD DKI Jakarta.

“Jadi kalau yang tersedia 106 kursi di DPRD, kami sudah ada 212 orang yang disiapkan untuk Pileg. Mekanisme selanjutnya adalah kami memiliki banyak kegiatan dan program untuk kader fungsionaris ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPD Golkar DKI, Ahmed Zaki: Golkar Ajak Seluruh Generasi Muda Ikut Aktif di Dunia Politik

“Siapa yang memang memiliki keinginan kuat dan kinerja yang baik, itulah yag terpilih. Berikutnya nanti kami lakukan survei terhadap tingkat popularitas masing-masing individu yang akan terpilih menjadi bakal caleg dari Golkar,” lanjutnya.

Seperti diketahui di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat, DPD Partai Golkar DKI Jakarta mendapatkan enam kursi untuk periode 2019-2024. Perolehan kursi ini lebih rendah tiga kursi dibanding periode 2014-2019 lalu yang mencapai sembilan kursi.