DPP GOLKAR

Maman Abdurrahman: Golkar Segera Tancap Gas Cari Suara untuk Prabowo-Gibran

0
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Maman Abdurrahman.

Berita Golkar – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Maman Abdurrahman menyatakan, partainya segera tancap gas mencari suara untuk pasangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka.

Hal ini dikemukakan seiring kepastian nomor urut dua yang diperoleh Prabowo-Gibran dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Fokus kami sekarang ini lebih pada memastikan kita mencari satu suara, dua suara, tiga suara 10 suara, 100 suara, 1000 suara untuk Pak Prabowo dan Mas Gibran,” kata Maman di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023) malam.

Baca Juga :  Tak Khawatir Sengketa Pemilu di MK, Golkar Yakin Prabowo-Gibran Unggul Lewat Cara Terhormat

Dia menjelaskan, Partai Golkar saat ini tak lagi memikirkan apakah Gibran bakal bergabung menjadi kader atau tidak. Namun, Maman menegaskan, upaya memenangkan Pilpres 2024 menjadi prioritas.

“Dan memenangkan kontestasi Pilpres ke depan Bismillah. Kami akan berusaha kalau memang ini disetujui oleh rakyat, kami akan mengupayakan satu putaran,” ujar Maman.

Sebelumnya, Ketua Umum Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju Rosan Perkasa Roeslani meyakini angka 2 akan membawa kemenangan bagi Prabowo-Gibran di kontestasi Pilpres 2024.

Baca Juga :  Ketum Golkar Airlangga Targetkan Prabowo-Gibran Raih 60 persen Suara di Jabar

“Angka 2 mencerminkan kemenangan dan kesuksesan Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang terjadi ke depan,” kata Rosan usai pengundian nomor urut pasangan peserta Pilpres 2024, di kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa malam.

Rosan menjelaskan, angka 2 yang bisa disimbolkan dengan dua jari (V), memiliki makna victory atau kemenangan dan banyak juga orang memakainya sebagai simbol peace atau perdamaian.

Dia mengatakan, filosofis angka 2 ini, sejalan dengan komitmen dari pasangan Prabowo-Gibran, yakni menciptakan keseimbangan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.